51% STARTUPS 1 MILIAR USD DI AMERIKA DIMULAI ORANG ASING

0
188

Amerika memiliki organisasi nirlaba yang berfungsi sebagai think-tank bisa berpengaruh terhadap kebijakan Amerika.

Organisasi yang berfungsi sebagai think-tank ini adalah NFAP (National Foundation for American Policy). Organisasi ini mengeluarkan studi aktual di Amerika dan bisa menjadi bahan perubahan kebijakan di Amerika.

Maret 2016 ini, organisasi ini mengeluarkan hasil laporan studi terbaru mengenai persentase Unicorns yang dilahirkan oleh orang asing (immigrant). Unicorns ini banyak yang tumbuh di Amerika dan sebetulnya dibina dari tangan imigran kebanyakan darinya hingga 51%. Dengan kata lain, lebih dari setengah perusahaan bernilai diatas 1 miliar USD pasti ada orang asing atau imigran yang terlibat mendirikannya.

Beberapa unicorns yang mudah dikenali adalah Tesla dan juga SpaceX yang dimotori oleh Ellon Musk dikenal juga di Indonesia.

Uber adalah unicorns yang juga terkenal di Indonesia karena diuber-uber perusahaan saingannya. Jika anda juga pembuat game atau pemilik website yang sedang naik daun maka website anda akan membutuhkan cloud dan mungkin pernah mempertimbangkan untuk memakai Cloudfare.

Terutama empat perusahaan tersebut dibuat oleh immigrant. Ellon Musk pendiri Tesla dan SpaceX lahir di Afrika Selatan, Pendiri Uber yaitu Travis Kalanick sebetulnya murni orang Amerika tetapi memiliki alur keturunan dari Austria & Garrett M. Camp berkebangsaan Kanada. Pendiri CloudFare yaitu Michelle Zatlyn berasal dari Kanada.

Sebetulnya tidak hanya dari beberapa negara saja pendiri Unicorns berasal, India sebetulnya memimpin sebagai immigrant pencetus unicorns.

Startups 1 miliar usd di amerika oleh immigrant list negara

Semua startups yang melibatkan immigrant sebagai pendirinya bernilai 87 Miliar USD saat ini dan merupakan angka yang serius. Pertumbuhan Unicorn ini juga akan menjadi bahan usulan bagi ijin tinggal bagi skilled worker.

Jika studi ini diperjelas lebih rinci tidak hanya ke pendiri tetapi juga ke key personnel di perusahaan maka didapat data yang lebih tinggi. 62 dari 87 perusahaan (atau setara sekitar 71%) didapat bahwa perusahaan berkembang dan berinovasi dibantu oleh sedikitnya 1 orang immigrant dalam posisi management ketika perusahaan besar ini tumbuh.

KUNJUNGI halaman depan kami, WWW.LEMBAR.INFO bookmark dan anda mendapat berita update entrepreneur, blog & tech setiap hari.

Pertumbuhan unicorns atau entrepreneurs dan jenis pendukungnya perlu mendapat pertimbangan pemerintah, bagaimana dengan Indonesia yang malah sebetulnya tidak bersahabat dengan usaha kecil?

Indonesia berada pada urutan 109 dari 189 negara yang dikaji. Teknopolis akan membantu hal ini sepertinya.

Berita dan gambar diambil dari situs NFAP.