ISS direncanakan akan pensiun pada tahun 2024 dan mendapat banyak rencana penggunaan agar lebih optimal sebelum dihentikan dan dihancurkan.

Salah satu recana adalah menggunakan ISS untuk peluncuran satelit kecil dan juga untuk tempat tinggal para turis.

Peluncuran satelit kecil akan labih murah jika semuanya disimpan bersamaan ke ISS dan kemudian satu persatu diluncurkan ke luar angkasa secara mekanis.

Biaya peluncuran satelit satu persatu ini akan lebih murah jika dibanding ada housing atau staging roket khusus hanya untuk melepas satu atau dua satelit kecil.

Tidak hanya itu, bagian dari ISS juga akan dimodifikasi untuk menjadi tempat singgah bagi roket kecil atau roket suplai.

Titik tambahan modifikasi ini juga bisa menjadi tempat bagi rumah sementara yang terbuat dari balon.

Balon yang ditempel ke rumah di ISS ini bisa disebut dengan BEAM (The Bigelow Expandable Activity Module), bisa dilipat dan ditiup mengembang untuk dipergunakan jika ada turis bersilaturahmi ke luar angkasa.

Perusahaan yang bekerja sama dengn ISS (NASA) ini bernama NanoRacks. NanoRacks ini akan menggunakan titik modifikasi untuk peluncuran berbagai CubeSats (satelit kecil dan kebanyakan berbentuk kubus atau kotak).

The International Space Station allows NASA to conduct cutting-edge research and technology demonstrations for the next giant leap in human exploration and supports an emerging space economy in low-Earth orbit. Deployment of CubeSats and other small satellite payloads from the orbiting laboratory by commercial customers and NASA has increased in recent years. To support demand, NASA has accepted a proposal from NanoRacks to develop the first commercially funded airlock on the space station.

Titik modifikasi ini berupa titik dimana sistem penguncian mekanis berupa kait ke bagian wahana antariksa seperti pesawat ulang-alik atau bagian modul dari roket untuk menempel. Sesudah menempel maka wahana ini akan perlu dikunci dan muatan bisa dipindah secara manual oleh astronot sehingga perlu katup udara agar aman bagi transfer. Titik ini biasa disebut sebagai Airlock dan juga berfungsi untuk docking.

Titik airlock dan docking ini akan menjadi pilihan menarik bagi optimalisasi misi luar angkasa bahkan termasuk untuk pilihan singgah dalam perjalanan ke Mars. Seperti titik singgah sewaktu orang naik ke puncak Gunung Everest.