APAKAH DATA BESAR BERGUNA? NETFLIX, GOOGLE, UBER, ALEXA

0
44

DATA BESAR pasti perlu strategi yang sangat rapih dalam menyusun, membaca dan mendapatkannya.

Untuk apa data besar?

Perusahaan besar memiliki ketertarikan sangat besar terhadap data besar untuk menyesuaikan rencana besar perusahaannya.

Google mendapatkan data besar dari berbagai hal. Browser chrome, Google Search Engine, Androids adalah sumber yang besar karena dipakai banyak pihak. Belum lagi Youtube dan Google Plus juga berguna untuk mendapatkan data besar.

Google menggunakan data ini terutama untuk memperkirakan keperluan anda dan berhadap dari keperluan tersebut anda berbelanja. Dari mencari dari iklan hingga anda berbelanja maka Google mendapatkan uang sekitar 0.001 USD hingga sekitar 35% dari alokasi dana iklan yang ditentukan. Jika mendapat 0.001 dari semilyar pengguna maka jumlah yang besar.

Bagi Google semakin banyak yang menggunakan internet maka cenderung semakin menguntungkan. Google tidak aneh jika ingin internet jadi gratis.

Alexa mungki mirip Google. Dari semenjak lahir, Alexa memang khusus dibuat untuk mengumpulkan data bagi keperluan marketing. Pola pengunjung, situs tertentu dan reaksi pengunjung dicatat oleh Alexa. Alexa berkembang semakin besar saat ini.

Uber juga menggunakan data besar dari pengguna mobil dan jasanya. Permintaan mobil (jumlah dan arah) termasuk kesedian angkutan umum bisa menjadi bahan penentuan tarif bagi Uber.

Netflix juga demikian, dat besar berguna bagi prediksi respon penonton. Netflix mengtahui genre apa yang cocok dan apa yang menjadi pilihan utama bagi penonton di rumah. Film seperti apa yang akan booming sudah bisa diprediksi dari Netflix.

Bisnis data besar ini akan semakin menarik karena memerlihatkan bisnis sebaiknya kearah mana. Kunci sukses bisnis perusahaan besar ini pada data besar yang dikelola dan menjadi bahan stragtegi.

Dari berbagai sumber.