APAKAH NASIB APPLE SEPERTI BLACKBERRY? BLOG MARCO

0
185

APPLE (sesuai dengan posting disini) puncak kejayaannya jika dilihat dari dominasi keuangan mungkin pada tahun 2015 karena saat ini 2016 kemampuan finansialnya kalah dari ALPHABET.

Ada pola pikir lain mengenai kenapa Apple mulai memperlihatkan kemunduran yang saat ini sedang terjadi. Apple sepertinya mengikuti pola Blackberry. WHAT THE *?

Before the iPhone, RIM’s BlackBerry was the king of smartphones. They seemed unstoppable, because by most accounts, they were the best and most successful at what most smartphones were for at the time: email and phone calls.

Hal tersebut bisa dianggap masuk akal jika anda melihat yang ditulis dalam BLOG MARCO.

Ponsel iPhone sudah menyediakan apa yang saat itu diperlukan oleh orang kebanyakan.

Berbeda dengan Blackberry, pada saat bersamaan Blackberry hanya menyediakan apa yang sudah dilalui oleh orang yaitu telpon dan email.

Poin selanjutnya menganai kenapa kinerja blackberry menurun karena alasan yang sangat kuat.

When the iPhone came out, the BlackBerry continued to do well for a little while. But the iPhone had completely changed the game — it changed what smartphones were for, from basic business-focused email devices to entire consumer personal computers with desktop-class operating systems and rich app ecosystems.

The BlackBerry’s success came to an end not because RIM started releasing worse smartphones, but because the new job of the smartphone shifted almost entirely outside of their capabilities, and it was too late to catch up.

Blackberry terlambat mengikuti perubahan dan tidak bisa mengimbanginya sehingga secara perlahan mati.

Apa yang saat ini sedang terjadi?

Mudah dilihat, Google sangat gencar dengan AI (Artificial Intelligent) demikian juga dengan Facebook dan bahkan Amazon juga.

Dalam pernyataan bisnis tahunan disebutkan bahwa Google termasuk perusahaan yang merubah menjadi AI-Based pertama didunia (dalam posting disini).

Apple tidak menyediakan layanan jasa yang jelek hanya saja Apple terlihat pelan dan memiliki indikasi terlambat dalam membuat AI. Anda jika mengunakan iPhone seperti kami pasti tidak ada keluhan tetapi jika anda melihat SIRI maka sepertinya tidak ada perubahan besar. Atau anda juga akan melihat pergerakan fitus iPhone atau iPad sepertinya tidak ada hanya mengenai pilihan hardare (bisa anda lihat disini).

Jika menggunakan kalimat pendiri Apple yang terdahulu maka bisa disebut: Google is extremely well-placed for where they think the puck is going.

Jika perkiraan Google dan perusahaan lain terkait pengembangan besar dan investasi yang serius kepada AI gagal maka Apple baik-baik saja, jika saja Google yang benar maka ini masalah Apple tetap bukan masalah anda.

Anda perpendapat sama juga seperti Marco?

Hal sejenis ini mirip dengan persaingan Google dengan Yahoo pada masa awal internet di tahun 2004an.

KUNJUNGI halaman depan kami, WWW.LEMBAR.INFO bookmark dan anda mendapat berita update entrepreneur, blog & tech setiap hari.

Berita terutama diambil dari BLOG MARCO.