BREXIT MENGANCAM PERTANIAN INGGRIS SENDIRI

0
33

BREXIT memisahkan Inggris keluar perjanjian perdagangan dan bisnis bebas dengan EU (Uni Eropa) ternyata membawa dampak lain.

Salah satu persoalan yang ingin dihindari dari Brexit adalah mengurangi imigran, ternyata Inggris memerlukan imigran. Keperluan imigran ini terutama untuk tenaga kerja (murah) dibanding rate pekerja lokal Inggris sendiri.

Pelajaran dari Brexit seperti cenderung berat bagi Inggris, banyak kerugian bagi Inggris baik untuk nilai Poundsterling (GBP) atau bahkan bagi keperluan edukasi juga cenderung merugikan Inggris.

Satu bagian yang paling merugikan dari Brexit adalah tidak adanya banyak tenaga tersedia bagi pertanian. Bahkan diperkirakan hanya dalam waktu 5 hari semua hasil pertanian akan hilang dari pasar Inggris (Situs  NEWS SKY) jika imigran tidak boleh bekerja di Inggris. Tidak mungkin untuk pekerjaan pertanian ini menggunakan tenaga lokal asli orang Inggris.

Bagi tenaga kerja dari Eropa Timur (seperti dari Polandia) rate bekerja di Inggris lebih bagus dibanding di tempanya. Dalam sehari di Inggris bisa mendapat 50 GBP – 60 GBP sedangkan di negaranya sekitar 30 (GBP) hampir setengahnya.

Jumlah pekerja asing untuk pekerjaan di pertanian diperkirakan sekitar 70 ribu orang adalah dari imigran (Situs INDEPENDENT). Inggris mungkin harus memiliki pertimbangan sendiri tentang bentuk Brexit yang akan diambil apakah ada pengecualian terkait pasar bebas dengan Eropa atau kebijakan khusus lainnya.

Secara umum terlihat dampak Brexit tidak bagus bagi Inggris. Anda ada pendapat lain?