CARA GOOGLE MENGURUT INFORMASI PENCARIAN MENDAPAT UPDATE

0
9

GOOGLE saat ini menjadi mesin pencarian di internet untuk hampir setiap hal, dari mencari hadits dari sepotong kalimat tertentu, mencari informasi buah-buahan yang aneh atau mencoba mencari informasi teman kuliah bahkan SD atau SMP.

Untuk beberapa hal (hasil pencarian dan sangat kecil) ternyata Google gagal terbukti dengan maraknya protes dan permintaan agar berita palsu dirunut dan diberi posisi sesudah berita benar/yang seharusnya.

Program untuk memposisikan halaman situs yang bagus dibuat dengan nama:

Search Quality Rating Program!

Program dari Google yang akan membuat urutan kualitas dari hasil pencarian Google dengan cara yang unik dan tidak dapat diubah oleh hacker sejauh ini. Program ini menggunakan manusia dan input secara manual sehingga agak susah untuk dijebol hacker.

GOOGLE:

As a Search Quality evaluator, you will work on many different types of rating projects. The General Guidelines primarily cover Page Quality (PQ) rating and Needs Met (NM) rating; however, the concepts are also important for many other types of rating tasks.

Cara kerja ini terdiri dari sekitar 200 halaman dan merinci secara detail mengenai bagaimana cara kerja Search Quality Rating Program dan dengan sendirinya bagaimana cara kerja Search engine optimization atau cara kerja SEO Google lebih kurangnya dari sisi lain.

Pada prinsipnya program ini membuat arahan dan memberikan informasi bagaimana cara kerja Search Quality Evaluator melakukan tugasnya membantu algoritma program Google sewaktu mencari dengan mesin Search engine optimization Google.

Google sendiri saat ini sudah menggunakan Artificial Intelligent yang terbaik dalam mengidentifikasi informasi dari miliaran halaman yang ada di dunia internet.

Cara kerja Search Quality Evaluator melakukan tugasnya dengan diberi dua bagian utama dalam menentukan kualitas halaman situs.

Menurut gosip yang beredar, ada setidaknya 10 ribu orang yang dijadikan pekerja oleh Google untuk mencari dan mengurut kualitas halaman situs di berbagai lokasi di dunia, termasuk untuk situs Bahasa Indonesia.

Hasil dari pencarian yang didapat oleh Google pertama kali maka akan diurut oleh para Search Quality Evaluator dengan dibagi berdasar dua kriteria yaitu berdasar:

Page Quality (PQ) rating;

Needs Met (NM) rating;

Kedua hal diatas menjadi runutan utama dalam pembuatan urutan kualitas dari suatu halaman situs.

Google sangat menghargai halaman yang berkualitas dimana terlihat dari banyaknya pihak lain yang mengacu ke situs tersebut, banyaknya user, banyaknya akses secara langsung oleh pengunjung. Pemenuhan kebutuhan dari pencari informasi juga akan dijadikan patokan.

Misal ada orang yang akan membeli iPhone, sesudah mencari melalui Google bisa jadi akan menemukan situs yang menjelaskan iPhone seperti apa secara detail hingga ke uraian bagaimana layar dan prosesor iPhone dibahas dengan profesional dan tepat. Halaman ini berkualitas dan benar, apakah memenuhi kebutuhan orang yang ingin membeli iPhone? Tentu tidak sesuai dengan kebutuhan (not meet the-needs).

Dalam mencari situs yang akan diurut bisa jadi para Search Quality Evaluator menemukan berbagai masalah dimana situs bisa jadi tertutup bagian yang harus log in atau membayar log in tersebut atau bisa juga situs tersebut merupakan situs yang memiliki malware dan berbahaya.

Dengan adanya Search Quality Evaluator dan mereka ini menjalankan tugasnya maka sewaktu anda mencari kata kunci tersebut dengan sendirinya hasil dari para evaluator yang akan dipakai, anda harus berterimakasih karena mereka yang membuat anda terhindar dari malware.

Search Quality Evaluator juga bekerja mencari kemungkinan lain dalam mengunjungi situs, mereka juga akan mencoba kata kunci yang salah ketik, kemana hasil Google jika ada orang yang salah ketik.

Anda pernah mencoba masuk ke Google dan anda menulis salah menjadi gogle?

Jika anda menggunakan antivirus seperti laptop ini maka antivirus akan memblok situs tersebut, hingga saat ini kami tidak mengetahui itu situs seperti apa.

Mencari situs yang salah ketik bisa jadi sangat krusial.

Pedoman Google dalam mencari kata kunci bisa juga karena kesalahan pengetikan dari pencari kata kunci.

Seseorang yang ingin mencari informasi terkait NFL bisa jadi mengetik salah dengan mengetik NEL dan akhirnya disuguhi situs new  england  patroits.

Mungkin beberapa nama salah diketik menjadi byonce  knowles dan seharusnya menulis Beyonce  Knowles.

Misspelled Query Query Interpretation

[federal  expres],  English  (US): The  only  reasonable  query  interpretation  is  the  company  named  Federal  Express.

[new  england  patroits],  English  (US): The  only  reasonable  interpretation  is  the  NFL  football  team.

[byonce  knowles],  English  (US): The  only  reasonable  interpretation  is  the  famous  singer/actress,  Beyonce  Knowles.

Google juga memberikan acuan khusus terkait kata kunci tertentu tetapi suatu situs memuat hasil kata kunci tersebut dengan isi yang berlawanan atau situs tersebut menanamkan kebencian atas kata kunci tersebut.

This  is  a  broad  query  seeking information  about  Islam.   The  LP was  created  for  the  purpose  of stating  the  author’s  opinion  that Islam  is  not  a  religion.   The author  lacks  expertise  in  the topic;  the  writing  has  frequent misspellings,  typos,  and grammar  errors;  and  the  page seems  to  exist  to  promote intolerance  or  hate.
Remember:    Upsetting  or offensive  results  for  queries which  are  not  obviously  seeking this  type  of  content  should  be rated   Fails  to  Meet. !

Secara khusus Google menentukan agar situs seperti ini dianggap gagal dan tidak termasuk situs yang berkualitas.

Tidak heran jika kualitas hasil algoritma Google menjadi terbaik karena selalu update dan efisien diperbaiki juga dengan tambahan para Search Quality Evaluator.