TULANG BUATAN YANG LEBIH KERAS DAN BISA DAUR ULANG

TUBUH memiliki banyak bagian unik dan tulang adalah salah satu bagian unik tersebut. Tulang menopang tubuh dan berisi berbagaihal dari jaringan darah dan syaraf, dapat anda bayangkan jika bagian tubuh ini rusak misal karena anda bermain futsal atau patah karena bermain skate board. Apa yang dilakukan jika tulang patah atau rusak?

Pilihan saat ini tidak banyak, mungkin pada masa depan pilihan akan bertambah dengan adanya polimer sebagai pengganti tulang buatan.

Polimer ini lebih keras dari tulang dan bersifat seperti tulang yang bisa daur ulang dan menyembuhkan diri sendiri.

Polimer ini tidak hanya akan menjadi pilihan bagi tulang buatan tetapi bisa juga dipakai untuk mobil, motor, wahana luar angkasa dan keperluan struktur lain. Kelebihan dari polimer ini adalah keras, ringan dan dapat di daur ulang sehingga tidak usah khawatir akan habis atau tidak terpakai jika menumpuk menjadi sampah.

Kenapa perlu plastik polimer?

Plastik saat ini juga bisa daur ulang, kenapa perlu polimer khusus? Apa itu plastik polimer?

Plastik yang bisa anda pakai saat ini (seperti plastik keresek atau plastik yang bisa anda temui di rumah misal sebagai alas plastik) adalah plastik teknologi masa kini yang sebetulnya tidak dapat di daur ulang banyak, menurut berberapa praktisi dan teknologi terbaik bisa disebut bahwa plastik hanya dapat daur ulang maksimum 3 – 4 kali.

Anda coba cari plastik keresek daur ulang (hasil dari daur ulang plastik sebelumnya) maka akan anda temukan kualitas yang lebih jelek dan warna memudar. Dengan teknologi terbaik saat ini maka plastik bisa dipakai sekitar 3 kali ulang dengan hasil akhir yang sedikit jelek.

Plastik polimer berbeda, plastik polimer dalam kasus ini adalah plastik untuk keperluan struktur bukan seperti polimer yang merupakan palstik dengan aturan kimia khusus sehingga dapat menjadi plastik yang konduktif. Polimer seperti plastik konduktif dapat anda temukan pada layar TV anda, pada prinsipnya layar TV (AMOLED) adalah plastik yang memiliki kemampuan menghantarkan listrik (secara khusus). Plastik polimer yang ditemukan oleh Jeannette Garcia memiliki kelebihan dan sifat lain sebagai struktur.

 

Dengan material yang lebih kuat sekitar 50% dan dapat didaur ualng lebih dari plastik biasa maka palstik ini akan menjadi material masa depan.

Artikel dari IBM:

Also, these materials can be transformed into new polymer structures to further bolster their strength by 50% – making them ultra strong and lightweight. This could impact almost every industry looking to innovate across engineering, product design and spur new technologies.

Proses pembuatan plastik polimer ini juga lebih murah (dari logam), tidak heran jika nanti plastik semacam ini akan menjadi pilihan bagi industri dan keperluan harian kita.

GANGGUAN MATA PADA ASTRONOT NASA

ASTRONOT NASA mengalami banyak perubahan sewaktu di luar angkasa. Beberapa studi memperlihatkan adanya perubahan pada tulang dan otot.

Pada studi lain, pada astronot juga ternyata mengalami perubahan pada bagian otak dengan berubahnya volume.

Seperti yang diketahui, ada perbedaan gravitasi di permukaan planet Bumi dan di luar angkasa, perbedaan ini membuat kinerja otot, tulang bahkan otak bisa berubah. Ternyata NASA menemukan masalah lain, masalah ini bisa terjadi pada astronot yang satu dan bisa tidak terjadi pada astronot lain.

Masalah yang terdeteksi dengan dampak pada sebagian astronot ini hanya pada masalaha mata. Untuk masalah otot, tulang dan otak terjadi pada semua astronot.

Sebagian astronot terpengaruh matanya terganggu dan sebagian lain tidak terpengaruh, masalahnya mata betulan yang terganggu dan bukan mata pencaharian.

Situs NASA:

The nutrition study included 20 astronauts, with 5 experiencing vision or eye anatomy changes. The investigation collected data from crew urine and blood samples taken before spaceflight, while living aboard the station, and after returning to Earth.

Apa yang terjadi? Kenapa sebagian terpengaruh dan sebagian tidak terpengaruh?

NASA baru saja menemukan koneksi terhadap gangguan mata bisa terjadi karena gabungan antara: makanan dan genetik.

Temuan ini menjadi semakin menarik untuk digali karena dua hal utama. Pertama astronot dan manusia secara umum memiliki kemungkinan perjalan ke luar angkasa lebih rutin dan menjadi sarana turis juga.

Alasan kedua, bisa jadi hubungan makanan dan genetik ini merupakan pertanda lain bagi masalah tubuh (dibagian lain tetapi belum diketahui saat ini).

“We now need to go another step forward to assess whether it is a small piece among many others, or a large piece that is a primary cause of this problem. Not only may the results have significant implications for NASA and future astronauts, but the implications for the general population could be profound.”

Solusi bagi masalah mata ini menurut NASA harus ditemukan obat dan penyelesaiannya karena bisa jadi menjadi masalah lebih besar atau bisa juga merupakan awal masalah lain.

Mungkin anda memiliki solusi tepat dan pendapat yang manjur atas masalah NASA ini?

PONSEL ANDA MENDETEKSI INSEKTISIDA ATAU ZAT BERBAHAYA DENGAN APPS KHUSUS

BUAH-BUAHAN ORGANIK? Atau anda ingin mengetahui apakah buah yang anda beli di pasar dilapisi zat bebahaya seperti insektisida? Atau ada zat lain yang melapisi buah tersebut dan anda bukan ahli buah-buahan atau anda tidak memiliki perangkat detektor untuk memastikan pertanyaan tersebut. Bagaimana caranya? Bagaimana cara mendeteksi insektisida pada buah-buahan? Bagaimana mendeteksi formalin pada buah-buahan? Bagaimana mengetahui zat berazun pada buah?

Cara untuk hal ini mudah. Anda Google dan anda tinggal donwload aplikasi yang terkait dengan ketertarikan anda. Selesai.

Aplikasi apa yang harus dipakai?

Ini jawabannya berbeda. Anda bisa menemukan banyak atau belum menemukannya sekarang (karena baru pengumuman tapi belum launching masuk ke Apps Store – baru kami cek juga ternyata belum masuk saat ini).

Aplikasi bernama HawkSpex akan membantu anda. Aplikasi ini dibuat oleh Fraunhoffer (nama lengkapnya Fraunhofer Institute for Factory Operation and Automation IFF
Sandtorstr).

Fraunhofer Institute atau sering disebut hanya dengan nama Fraunhofer  adalah nama instansi yang bisa disebut sebagai peneliti dan pengguna teknologi tingkat tinggi.

Fraunhofer sendiri memiliki citra teknologi dan riset yang tinggi karena dari awal memang sudah demikian sewaktu digagas oleh Joseph Fraunhofer yang lahir di Straubing, Bavaria di Jerman. Pernah sewaktu lulus kuliah mencoba melamar ke perusahaan keren ini tetapi memang sangat tinggi persaingannya sehingga menjadi penulis di situs ini. Mungkin jika lolos maka tidak akan menulis disini.

Produk keluaran Fraunhofer memang unik dan berkelas tinggi, tidak heran jika aplikasi yang bernama HawkSpex® mobile. Aplikasi ini akan membangkitkan kemampuan tambahan yag sudah ada dalam ponsel murah anda.

A new app from Fraunhofer development engineers looks directly inside objects and displays specific constituents. It has numerous uses: For instance, apples can be scanned for pesticide residues. Applications will be added successively following the Wikipedia principle.

Kami sebut ponsel murah karena pasti ponsel anda seperti ponsel kami yaitu ponsel yang berisi kamera tetapi bukan hyper-spectral cameras.

Ponsel kamera kita menurut Fraunhofer bukan ponsel dengan kamera yang memiliki hyperspectral imaging.

Fraunhofer seperti juga anda mengetahui bahwa kamera anda dapat mendeteksi tiga warna utama yaitu Merah, Hijau dan Biru.

Kamera ponsel anda memiliki kemampuan deteksi 3 warna utama dan dapat ditugaskan membantu anda mengetahui apakah ada insektisida pada permukaan buah Apel?

An app facilitates user interaction, synchronizes illumination and picture-taking, and establishes a connection to a spectral application database, which users can successively upgrade for a wide range of applications.

Bagaimana deteksi zat berbahaya atau seperti insektisida pada permukaan Apel dilakukan?

Ponsel anda dibantu oleh aplikasi dari Fraunhofer akan membuat perhitungan dari interaksi iluminasi, refleksi cahaya dan memperkirakan spektrum cahaya yang diterima oleh ponsel murah anda.

Tidak hanya insektisida tetapi mobil yang pernah dicat ulang (karena tabrakan menubruk setumpuk Apel yang dilapisi insektisida atau penyok karena dilempar apel yang tidak mengadung insektisida) maka anda bisa ketahui bahwa penjual mobil bohong atau tidak (karena anda sudah seperti detektif yang memiliki alat untuk deteksi pelapis tambahan ada atau tidak).

An apple is labeled “organic” but the customer doesn’t know if it really hasn’t been sprayed or, if the seller’s description is to be believed, if a car has never been in an accident. Unverifiable information has to be accepted in many situations.

Menarik atau anda bahkan ada ide lebih hebat dari fraunhofer dan ingin menyaingi mereka membuat yang lebih dahsyat?

 

Untuk informasi tambahan perlu berunjung ke situs Fraunhofer.

 

PENELITIAN TERBARU, INGIN OTAK ANDA BERUBAH BENTUK? JADILAH ASTRONOT

ALIENS diceritakan dalam beberapa film fiksi seperti dalam Man in Black dapat berupa manusia biasa dan juga dapat berupa mahluk seperti manusia dengan kepala lonjong, mungkin itu juga yang terjadi jika para astronot tidak pulang kampung tetapi berseliweran terus menerus luntang-lantung di luar angkasa.

Perkiraan tadi mungkin terlalu berlebihan, hanya saja penelitian terakhir oleh University of Michigan menyebutkan bahwa otak para asronot berubah sewaktu berjalan di laur angkasa.

Dalam studi sebelumnya NASA melakukan perbandingan antara dua tubuh identik untuk mengetahui dampak berkurangnya beban zero gravity di luar angkasa dan ternyata sangat berbeda hasilnya terkait tulang dan otot. Ternyata perbedaan tersebut tidak hanya di otot atau tulang, terhadap otak juga terjadi perubahan.

Humans undergo extensive sensorimotor adaptation during spaceflight due to altered vestibular inputs and body unloading. No studies have yet evaluated the effects of spaceflight on human brain structure despite the fact that recently reported optic nerve structural changes are hypothesized to occur due to increased intracranial pressure occurring with microgravity. This is the first report on human brain structural changes with spaceflight.

Penelitiang dilakukan pada 27 astronot yang melakukan perjalan di luar angkasa dengan berbagai durasi. Dari durasi pendek sekitar 3 minggu hingga yang tinggal lebih dari 6 bulan diperbandingkan hasilnya.

Hasilnya ternyata cenderung berkurang tidak bertambah, mirip dengan keadaan tulang yang juga cenderung berkurang.

We found extensive volumetric gray matter decreases, including large areas covering the temporal and frontal poles and around the orbits.

Dalam penelitian ini juga perlu ada peninjauan lebih lanjut terkait kegiatan sebelum terbang ke laur angkasa dan juga peninjauan terhadap kegiatan dan kebiasan sewaktu di luar angkasa bisa jadi berkontribusi dalam perubahan ini.

Sayang juga tidak ada studi penambah seperti respon otak terkait tantangan baik motorik, sensorik atau tantangan lain yang membuat perbandingan apakah respon otak lebih baik atau lebih buruk sesudah di luar angkasa, misal diberikan tes juga terkait IQ atau EQ sesudah selesai misi.

Referensi situs University of Michigan.

BUNDERAN HI AKAN MENJADI KEKUATAN DAN KEMAMPUAN SUPERPOWER

BUNDERAN HI yang dimaksud adalah gabungan kemampuan antara kemampuan manusia atau Human bersama Artificial Intelligent (AI) dan dirubah menjadi HI atau Human Intelligent.

Today I’m announcing a $100M commitment to Kernel in an effort to enhance human intelligence and reimagine our future. Unlocking our brain is the most significant and consequential opportunity in history — and it’s time sensitive.

Maksud dari HI ini adalah membuat kemampuan manusia jauh lebih hebat dan handal karena digabung dengan kemampuan mesin.

Anda mungkin (atau setidaknya saya) pernah berkhayal menjadi gabungan antara Terminator (yang bisa berkata alta la vista beybeh), Doraemon (yang cerdik dan asik) digabung dengan kemampuan Naruto. Dengan kemajuan teknologi saat ini maka hal ini mungkin terjadi (belum tetapi anda harus sabar).

Proses penggabungan ini sudah dimulai oleh Kernel tempat investasi sejumlah 100 juta USD oleh Bryan Johnson.

Programming our neural code will enable us to author ourselves and our existence in ways that were previously unimaginable

Saat ini perkembangan ilmu pengetahuan membaik dimana pola menjaga kesehatan dan membuat tubuh terlatih sudah diketahui dengan berbagai metode. Pengetahuan manusaia di masa depan  terkait tubuh sudah jauh lebih baik sehingga akan masuk ke area otak dan pikiran.

Today, the body. Tomorrow, the mind.

Kernel secara aktif akan memberikan dana untuk penelitian dan pengembangan teknologi terkait riset otak.

Goal yang terdekat dari tujuan Kernel ini adalah dengan membuat cara dengan tepat untuk memicu otak. Jika otak bisa dipicu dan bagianmana yang bisa dikembangkan maka tidak heran jika sebetulnya otak bisa diprogram.

Otak yang bisa diprogram  berarti juga dapat menumbuhkan kemampuan untuk mengetahui lebih baik dalam membuat keputusan dan eksplorasi pengetahuan baru.

 

Ide yang sederhana dan mudah dimengerti dimana ide ini bisa menjadi bisnis super besar.

Sayang sekali salah satu ide bisnis yang memiliki potensi sudah diambil orang lain. Anda harus menunggu riset ini berhasil dan baru anda bisa mengalahkan mereka, atau mereka sudah lebih maju? Bagaimana pendapat anda?

 

Referensi situs Medium dari blog pendirinya, Kernel dan situs Totte Map.

BAGAIMANA JARINGAN OTAK TERBENTUK, PAPER BARU

OTAK  MANUSIA memiliki banyak misteri dan masih banyak yang belum diketahui oleh manusia sendiri.

Otak manusia terdiri dari banyak neuron atau neurons. Neurons ini ternyata memiliki pembagian tugas yang besar. Para ilmuwan yang mempelajari sistem otak membagi menjadi dua, Excitatory neurons dan inhibitory neurons.

Excitatory neurons membuat dan menyusun tata atau ruang terkait dunia luar berdasar pengetahuan dan pengalaman. Inhibitory neurons membuat tata atau ruang terkait dunia luar berdasar kematangan atau kedewasaan.

Current understanding from studying excitatory maps is that maps are sculpted and refined throughout development and/or through sensory experience. Investigating the mouse olfactory bulb, where ongoing neurogenesis continually supplies new inhibitory granule cells into existing circuitry, we isolated the development of sensory maps formed by inhibitory networks. Using in vivo calcium imaging of odor responses, we compared functional responses of both maturing and established granule cells. We found that, in contrast to the refinement observed for excitatory maps, inhibitory sensory maps became broader with maturation. However, like excitatory maps, inhibitory sensory maps are sensitive to experience.

Dari pengetahuan ini, ternyata jaringan orak dibangun berdasar dua sel utama yang berlain. Yang satu karena pengetahuan dan pengalaman dan satunya lagi karena kedewasaan.

Faktor ini menambah pengetahun manusia terkait sel otak lebih baik dari sebelumnya. Excitatory neurons atau Excitatory circuit terlihat dalam jumlah yang sangat besar dan berdasar pengamatan pada tikus, kedua jaringan ini (circuit/network) akan saling bertumpang tindih dan saling berkaitan.

Dr. Benjamin Arenkiel, associate professor of molecular and human genetics and of neuroscience at Baylor College of Medicine: ……excitatory neurons in the cortex outnumber inhibitory neurons

Dalam pembentukan jaringan otak juga didapat suatu skema pencegahan agar otak tidak membuat jaraingan dengan laju tertentu atau meningkat. Pencegah ini disebut sebagai inhibitory network dan cara kerja jaringan ini masih belum jelas apakah terkait pengalaman atau waktu atau tingkat kematangan.

In addition to excitatory networks, the brain has inhibitory networks that also respond to external stimuli and regulate the activity of neural networks. How the inhibitory networks develop, however, has remained a mystery.

Untuk saat ini para ilmuwan membuat penggambaran sederhana atas cara pembuatan jaringan kerja pada otak. Excitatory networks dimisalkan sebagai jalan dan inhibitory network dimisalkan sebagai lampu merah pada jalan raya tersebut.

 

They propose that the interaction between excitatory and inhibitory networks could be compared to a network of roads (excitatory networks) whose traffic is regulated by a network of traffic lights (inhibitory networks).

Referensi lengkap terkait paper ini pada situs Nature dan situs Medicalxpress.

NEURON (BAGIAN OTAK) BISA AKTIVASI OLEH MAGNET, CARA BARU HACKING OTAK

OTAK MANUSIA mengendalikan tubuh baik sadar atau tidak sadar melalui sekitar 86 miliar neuron. Menyala dan mati bagian dari neuron ini berdasar perintah dari otak dan sangat rumit. Perintah dan nyala atau mati neuron menentukan tagan anda bergerak atau bagian tubuh lain termasuk kebiasaan tubuh sewaktu tidur melakukan respon.

Bagaimana jika tubuh anda terganggu dan respon dari neuron tidak seperti yang diinginkan? Pertanyaan tersebut sudah dikaji oleh para dokter dan mereka menemukan cara untuk mencoba memperbaiki hal tersebut.

John Hopkins Medicine mencba mempelajari hal ini dan mendapatkan cara untuk membuat neuron merespon, cara ini disebut TMS atau Transcranial Magnetic Stimulation.

TMS is a non-invasive method of brain stimulation that relies on electromagnetic induction using an insulated coil placed over the scalp, focused on an area of the brain thought to play a role in mood regulation.

Otak/neuron bisa diberi rangsangan untuk merespon dengan melalui induksi magnet melalui gulungan kabel kecil atau coil yang ditempatkan di bagian dalam tubuh.

Penempatan bagian dalam tubuh tidak repot juga, cukup goresan kecil pada kulit (permukaan tubuh atas) maka coil atau gulungan kabel bisa disisipkan.

Melakukan aktivasi atau rangsangan terhadap neuron tertentu masih tidak mudah dan dalam proses optimalisasi dan menunjukan perkembangan yang baik.

Rangsangan yang keluar dari gulungan kawat setara dengan kejutan pulsa yang dihasilkan oleh mesin MRI atau magnetic resonance imaging machines. Sewaktu pulsa dilakukan dengan cara berulang maka disebut dengan rTMS atau repetitive Transcranial Magnetic Stimulation.

We are pleased to announce that the Johns Hopkins Brain Stimulation Program is now offering Deep Transcranial Magnetic Stimulation (dTMS) utilizing the H-coil, which is a novel rTMS tool that enables direct stimulation of deeper and larger brain volumes.

Saat ini Johns Hopkins Brain Stimulation sudah berhasil melakukan rangasangan terhadap otakbagian besar.

Jika cara ini sudah efektif dan lebih akurat lagi maka tidak tertutup kemungkinan bahwa kelumpuhan yang saat ini tidak dapat disembuhkan dapat diperbaiki.

 

Referensi situs John Hopkins Medicine.

PELAJARAN DARI KASUS EBOLA

EBOLA adalah salah satu penyakit yang bisa disebut sebagai penyakit yang menakutkan karena menyerang dan menyebar dengan cepat sangat eifisien.

Dari penyebaran dan cara Ebola menyerang, ternyata memunculkan cara pengobatan baru yang sebelumnya tidak pernah ada. Bukan berarti cara ini akan manjur tetapi cara ini memberikan salah satu approach atau pendekatan berbeda untuk mengobati penyakit.

Diperkirakan saat itu adalah pada 23 Desember 2013, seorang anak berusia sekitar 2 tahun bernama Emile Ouamouno sedang asik bermain dibawah pohon dimana kelelawar buah bersarang.

Kemudian ternyata Emile kecil ini jatuh sakit, tidak disangka kemudian ibunya, saudara perempuan dan neneknya kemudian sakit dan dalam hitungan hari mereka semua meninggal. Korban ini disebut kemudian oleh dunia sebagai patient zero.

 

Dari desa Meliandou ini kemudian virus secara cepat menyebar ke berbagai kota dan sewaktu dunia mendengar penyakit ini dalam beberapa hari kemudian, virus ini sudah merangksek maju ke berbagai tempat hingga ke negara perbatasan ke Guinea, Liberia dan Sierra Leone.

Dari Afrika Barat (West Africa) kemudian Ebola berjalan ke UK, Perancis, Spanyol dan Amerika hingga diperkirakan menelan 11,300 korban.

Pelajaran yang didapat bahwa dunia saat ini sudah terbuka bagi akses siapa dan kemana saja. Jika ada penyakit lain seperti Ebola menyerang maka tidak heran jika tempat lain dengan cepat terserang.

Ebola juga memberi pelajaran lain karena virus ini kuat dan lemah. Virus ini kuat karena memiliki membrane pelindung dari protein (glycoproteins) dan sekaligus juga membuat virus ini lemah.

 

Dari glycoproteins protein ini dapat dibuat vaksin yang membuat orang tahan terhadap Ebola.

Virus ini juga membuat orang mulai mengembangkan lebih lanjut mengenai pengobatan hingga ke tingkat level atomic. Sel manusia hingga setingkat atom ditelaah dan dicari obat atau anti-viral sehingga virus tidak dapat hidup atau menyebar lebih lanjut dalam tubuh manusia.

Sistem sejenis juga diterapkan oleh Professor Dave Stuart dari Oxford untuk pengobatan cancer drug Toremifene and the painkiller Ibuprofen.

 

Referensi situs OXFORD (OX AC UK).

WABAH ASMA KARENA ANGIN BADAI DAN BUNGA YANG MEKAR

WABAH BADAI ASMA, bukan badai asmara, adalah wabah yang timbul karena bunga yang indah mekar memiliki serbuk sari kemudian tertiup angin yang cukup kencang. Angin yang kencang sangat cocok membuat manusia panik untuk berbagai jarak sewaktu bertemu dengan sebuk sari yang super duper banyak.

Wabah badai asma ini yang juga sedang terjadi saat ini di Australia. Setidaknya ada 6 orang meninggal, 3 orang kritis kemarin di Australia dan tercatat setidaknya 8500 orang dirawat/harus bertemu dokter.

Badai asma ini tidak hanya terjadi sekarang, sebelumnya diberbagai tempat seperti di Inggris, Itali, Iran dan Australia pernah juga terjadi.

Wabah badai asma ini terjadi sewaktu bunga rumput pecah di musim semi. Pecahan serbuk sari yang lembut ini akan terbang terbawa angin. Jumlah sebuk sari yang sangat banyak dengan cepat tersebar oleh angin ini hingga hampir ke ujung -ujung bagian Australia yang sebetulnya sangat besar ukurannya.

Jika saja serbuk sari lembut ini terhisap oleh manusia maka sebuk ini akan berbahaya.

MENGOBATI KANKER PARU-PARU DENGAN CARA TERBARU, INJECT GEN MODIF

KANKER PARU-PARU terutama yang sudah memasuki fase agresif bisa disebut tidak ada obatnya saat ini. Para ilmuwan Cina sedang meneliti kemungkinan lain.

Sebelumnya modifikasi genetik baru-baru ini bisa disebut sebagai terobosan baru dan ternyata cenderung mudah dan tergolong murah. Modifikasi genetik tersebut memiliki peluang lain yang saat ini baru pertama kali diterapkan pada manusia sebagai salah satu cara pengobatan.

Lu You dari Sichuan University di Chengdu Cina baru saja melakukan modifikasi gen dengan cara Crispr/Cas9 pada sel darah putih, akhir bulan Oktober 2016 ini.

Percobaan yang dilakukan oleh Lu You ini mendapat persetujuan dari rumah sakit pada Juli 2016 beberapa lalu sebelum diterapkan.

Untuk penerapan modifikasi gen sel darah putih ini, sebelumnya dikenal bahwa sel darah putih yang sudah imune akan menyimpan informasi pada bagian tertentu dan disebut sebagai lokasi PD-1. Modifkasi pada sel darah putih ini adalah membuang bagian PD-1 dengan harapan informasi immune tidak ada dan dengan sendirinya sel kanker tidak dikenali sehingga akan diserang oleh sel darah putih.

Saat ini ada 10 orang pasien yang menerima perawatan ini dan akan terus dipantau bagaimana dampaknya.

Modifikasi genetik melangkah ke fase baru, sebelumnya modifikasi genetik hanya diterapkan pada sumber makanan dan inipun masih menjadi perdebatan seru. Modifikasi untuk beberapa hal sudah diterapkan hanya saja konsumsi masal bagi jenis tertentu belum diperbolehkan.

Referensi dari NATURE.