CB CUMULONIMBUS DARI ANGKASA LUAR DAN PESAWAT PEMICU PETIR

0
164

Awan merupakan sebagian dari kekuatan awan yang terlihat. Awan yang paling terkenal karena memperlihatkan potensi energi yang ada pada dirinya adalah awan tipe Cb atau Cumulonimbus.

Semakin kuat energi dari Cb maka semakin besar dan tinggi awan tersebut. Pada kondisi lain, awan bisa terlihat seperti kapas bertebaran sewaktu cuaca tenang.

Awan siang hari awan harang fluppy cloud pesawat garuda airplane

Cumulonimbus berasal dari bahasa Latin yang berarti “pile” atau kolom dan “rain cloud” awan hujan. Biasanya memang bisa dipastikan jika terdapat Cb mungkin akan atau sedang terjadi angin kencang pada saat hujan/sewaktu mau hujan terjadi.

Angin dari awan ini memang sangat kuat sehingga bisa menimbulkan ombak tinggi jika terjadi diatas lautan, tidak jarang pohon dan atap rumah beterbangan jika tepat diatas pemukiman.

Awan cumulonimbus malam hari cb cloud pesawat garuda dari ISS eol.jsc.nasa.gov NASA JPL ok

Awan Cb ini bisa sangat tinggi menulang hingga batas luar angkasa, hingga dapat mencapai ketinggian 10 km atau bahkan hingga 20 km pada area tropis seperti di Indonesia. Biasanya hingga ketinggian pada batas dimana pesawat terbang.

If enough moisture is present to condense and heat the cloud mass through several convective cycles, a tower can rise to altitudes of approximately 10 kilometers at high latitudes and to 20 kilometers in the tropics before encountering a region of the atmosphere known as the tropopause—the boundary between the troposphere and the stratosphere.

Awan ini biasanya memiliki petir yang dipicu dari tumpukan ion. Ion air cenderung memiliki sisi positif dan negatif. Pada kejadian awan Cb tumpukan ion berderet hingga menjadi rantai ion positif dan negatif yang panjang sehingga rantai atau kumpulan ion ini membentuk kandungan ion positif dan negatif yang bernilai tinggi pada ujung – ujungnya.

Bisa jadi menurut tumpukan ion, tanah lebih positif atau ujung awan lain lebih positif. Tetapi bagi awan lain bisa jadi tanah lebih bermuatan negatif atau ujung awan lain bermuatan negatif.

Dampak dari beda tegangan ion ini timbul petir dimana petir bisa muncul dari tanah ke langit, bisa juga petir muncul dari awan ke awan.

Terkadang orang berpendapat bahwa petir hanya dari arah langit (awan) ke tanah. Petir ini juga memiliki kandungan energi yang sangat besar sehingga tidak ada peralatan manusia yang saat ini mampu menangkap dan menyimpan energi tersebut. Dalam jumlah tertentu dengan skala yang diperkecil maka petir dapat ditangkap seperti dalam percobaan di posting ini.

Awan cumulonimbus malam hari cb cloud pesawat garuda airplane

KUNJUNGI halaman depan kami, WWW.LEMBAR.INFO bookmark dan anda mendapat berita update entrepreneur, blog & tech setiap hari.

Berita dari berbagai sumber dan gambar Cb dari angkasa diambil dari situs NASA dan NASA VISIBLE EARTH.