DEEP SPACE GATEWAY, TEMPAT SINGGAH BOEING KE MARS

0
15

MARS terlihat seksi di pagi hari tertentu yang biasanya pada jarak Mars ke Bumi berada dalam jarak terpendek.

Jarak terpendek ini biasanya terjadi sekitar 2 tahun sekali dan pada saat tersebut juga adalah kesempatan misi ke Planet Mars terbaik digulirkan. Wahana meluncur ditarik gravitasi Mars dan dalam tempo tersingkat.

Bagaimana jika banyak persiapan? Bagaimana jika astronot perlu penyesuaian?

Bagaimana agar barang dan wahan siap dalam satu misi tanpa memerlukan roket terlalu besar?

Misi perjalanan ke Mars diperkirakan jangan langsung dari Bumi berangkat ke Mars tetapi semua barang dan personil singgah dekat Bulan atau di International Space Station.

Boeing membuat konsep sejenis, semua keperluan misi ke Planet Mars akan singgah di luar angkasa di stasiun luar angkasa dan bernama Deep Space Gateway.

Situs Boeing:

NASA’s Space Launch System, which Boeing is helping develop, would deliver the habitat to cislunar space near the Moon. Known as the Deep Space Gateway, the habitat could support critical research and help open opportunities for global government or commercial partnerships in deep space, including lunar missions. It would be powered by a Solar Electric Propulsion (SEP) system.

Pada Deep Space Gateway ini akan disiapkan docking atau tempat sandar bagi pesawat atau roket pemakaian ulang dan juga tempat persiapan bagi roket SEP ke Planet Mars.

Roket SEP atau Solar Electric Propulsion adalah mesin roket berbahan bakar dari ionisasi partikel Xenon yang dibakar menggunakan listrik dari sinar Matahari.

Pekerjaan pembuatan wahana Gateway ini rencananya akan dimulai pada tahun 2020-an dengan setidaknya memerlukan 4 kali perakitan dan peluncuran roket dari Bumi.

Masih banyak hal yang harus dipersiapan dari semenjak pengumuman program ini oleh Boeing yang dikeluarkan di Amerika hari ini (3 April 2017).

Pembuatan Gateway yang direncanakan oleh Boeing ini akan merupakan kerjasama dengan Program NASA bernama Next Space Technologies for Exploration Technologies (Next Step) dan program pembangunan High Power SEP technology yang merupakan pekerjaan dari NASA Space Technology Mission Directorate (STMD).