DESEMBER BULAN YANG SIBUK MENGEJAR KPI, DEMIKIAN JUGA BAGI PERUSAHAAN ROKET

0
42

KEY PERFORMANCE INDEX (kadang disebut juga dengan Indicator) atau KPI adalah hal yang menjadi acuan bagi kinerja anda di kantor. KPI ini biasanya terdiri dari serangkaian tugas utama dan tambahan disertai volume dan batas waktu.

Jika anda pekerja keras yang ditekan agar terpakai maka penggeseran pekerjaan biasa dilakukan hingga ke akhir tahun sehingga membuat Desember terasa lebih sibuk. Demikian juga dengan perusahaan roket, mereka akan bekerja lebih keras menembus horizon dengan semburan mesin roket lebih banyak di akhir tahun di bulan Desember ini.

SpaceX memiliki list yang lengkap mengenai rencana peluncuran roket yang menjadi targetnya, demikian juga perusahaan lain.

Setidaknya dalam bulan Desember 2016 ini akan ada 15 peluncuran roket ke luar angkasa dengan berbagai misinya.

1 Desember menjadi pembuka dalam bulan ini dengan diluncurkannya Soyuz untuk mengirim supply ke ISS.

5 Desember sudah diluncurkan Ariane dari Guyana membawa satelit pemerintah dan tercatat sukses dilakukan.

7 Desember sudah dilakukan peluncuran IITMSAT yang seharusnya dilakukan pada bulan Oktober dengan membawa satelit Resourcesat-2A.

9 Desember ada dua peluncuran di Jepang membawa batre untuk mengganti batre lama di ISS dan di Cina diluncurkan roket Long March 3B yang membawa satelit cuaca.

11 Desember Cina juga meluncurkan roket lain.

16 Desember akan diluncurkan 2 roket besar lain. Atlas V dan SpaceX akan meluncurkan dua roket secara terpisah.

2 roket lain akan dilucurkan menyusul kemudian, saat ini ada indikasi penundaan karena hasil inspeksi terakhir. Cina akan meluncurkan 1 roket dan 1 lainnya dari Jepang. Berdasar rencana awal akan diluncurkan pada tanggal 20 Desember 2016.

20 Desember juga akan ada satu roket tambahan dari Ariane 5 ECA.

Beberapa roket lainnya akan dilucurkan pada bulan Desember ini dan mungkin akan terlambat. Jepang, Cina dan Rusia memiliki beberapa rencana pada akhir bulan Desember ini untuk meluncurkan roket.