FEDERAL RESERVE MENAIKAN BUNGA PERTAMA SEJAK 2006

0
126

Bank Sentral Amerka biasa disebut Federal Reserve atau The Fed memiliki komite khusus.

federal reserve logo

Komite khusus ini bernama Federal Open Market Committee atau bisa disingkat direction FOMC dan tujuan utama dari penugasan FOMC ini adalah untuk menentukan kebijakan arah ekonomi Amerika (direction of monetary policy).

Karena tujuan utama FOMC ini menentukan arah ekonomi Amerika dengan sendirinya mewakili Federal Reserve sehingga penyebutan FOMC inipun biasa disebut The Fed.

FOMC ini selalu diketua oleh Chair Commitee dan saat ini diduduki oleh Jannet L. Yellen. Baru – baru ini, Yellen mengeluarkan statement dalam press lease terbaru pada 16 Desember 2015 dengan menetapkan kenaikan suku bunga setelah bertahan selama 7 tahun.

Kebijakan ini kontras jika dilihat pada 16 Desember 2008 pernah dibuat untuk mengambil kebijakan agar rate bernilai 0% karena tekanan resesi. Sedang pada 29 Juni 2006 FOMC juga pernah mengajukan untuk naik ke angkat 5.25% dan baru di tahun 2015 ini tercatat pengajuan suku bunga tercatat resmi dinaikan.

Kenaikan suku bunga ini sempat diperkirakan akan diterapkan lebih awal sekitar pertengahan tahun 2015.

Bagi Indonesia, kenaikan suku bunga ini momentumnya tepat disaat nilai Rupiah (IDR) sedang relatif stabil.

Pada tengah tahun 2015, Rupiah sempat dikhawatirkan akan jatuh karena secara cepat terjatuh nilinya dari sekitar 11000 hampir menyentuh 14000 dari awal hingga tengah tahun 2015.

Kenaikan suku bunga ini sudah diprediksi pasar akan terjadi dikisaran tengah Desember 2015 terbukti pasar bereaksi cepat sehari sebelum pengumuman dilakukan (bisa dilihat disini: http://www.cnbc.com/2015/12/16/latest-markets-rally-ahead-of-expected-fed-hike.html).

usd-10000_dollars-10,000_USD

Kenaikan yang dilakukan pada tengah tahun ini dari 0% menuju 0.25% dengan tujuan akhir target kenaikan pada 0.5%.

Banyak isu juga bahwa member FOMC sebetulnya mengusulkan agar diumumkan bertahap ke target 0.375% sebelum akhirnya nanti diharapkan ke angka 0.5%.

Alasan utama FOMC mengusulkan kenaikan ini adalah untuk menunjang pergerakan ekonomi yang kondusif.

Komite menilai bahwa Amerika saat ini sedang dalam keadaan ekonomi yang berkembang secara aman/moderate dimana terjadi pengeluaran rutin rumahan dan investasi dunia bisnis yang cenderung stabil berkembang dan disaat bersamaan investasi perumahan juga sudah membaik lebih jauh lagi. FOMC juga mencatat bahwa pergerakan perbaikan export masih belum signifikan.

 

Dari hal ini, mungkin bisa diperkirakan bahwa dengan dinaikannya bunga, maka ada kemungkinan investasi lebih meningkat lagi di Amerika dan tingkat pengangguran juga akan sangat menurun sekali kemunginannya.

Suasana kondusif pada ekonomi Indonesia dan pergerakan Rupiah yang stabil saat ini, mugnkin juga akan berdampak positif.

 

Gambar dan isi informasi terutama dari Press Lease FOMC: http://www.federalreserve.gov/newsevents/press/monetary/20151216a.htm