GEORGE SOROS TERKAIT PANAMA PAPERS DAN BISNIS SENJATA

0
176

George Soros merupakan praktisi eknomi yang terkenal dengan kekayaan dan beberapa pergerakan bisnis yang pernah dia lakukan.

Beberapa kegiatan bisnis yang fenomenal diantaranya pada tahun 1992 dengan hampir membuat bangkrut Bank of England dengan mempermainkan harga Pounsterling.

Pada tahun 1997 dia juga mempermainkan mata uang Bath (Tahiland) dan Ringit (Malaysia) yang kemudian memicu perseteruan mata uang di kawasan Asia Tenggara yag juga dialami Indonesia.

Kekayaan George Soros sendiri saat ini diperkirakan sekitar 25 miliar USD atau dengan kurs hari ini diperkirakan sekitar 332 Trilyun Rupiah. Tentu besar sekali. Puncak dari kekayaan George Soros adalah pada perusahaan Soros Capital dan salah satu puncaknya adalah Quantum Group of Funds.

Quantum Group of Funds secara khusus menarik untuk disimak ternyata terdapat namanya pada bocoran data Panama Paper.

Soros Capital set up an offshore company in the Cayman Islands for the purpose of investing private equity with the Carlyle Group, alongside members of Saudi Arabia’s Bin Laden family. Carlyle’s partners include ex-heads of state and former CIA officials. The private equity partnership specializes in buying and selling weapons manufacturing and intelligence gathering companies with government and military contracts and it also uses secret offshore companies to conduct business.

Secara khusus FOX News mengutip data dan berita dari ICIJ dengan memberikan ulasan sepintas terkait jenis bisnis yang dilakukan oleh Soros Capital tersebut.

 

Soros Capital dalam berbisnis berkaitan dengan Carlyle Group dimana bisnis yang dilakukan terkait persenjataan militer.

Salah satu perusahaan yang melakukan bisnis terkait peralatan militer adalah United Defense. Dimana United Defense mendapat akses untuk kegiatannya dari Carlyle Group ini.

“They are big, and they are quiet,” says David Mulholland, business editor of Jane’s Defence Weekly. “But they’re not easy to get information out of, [but] United Defense are going to do well [in the current conflict].” United also owns Bofors, a Swedish munitions manufacturer.

Tidak hanya berbisnis, Soros juga melalui perusahaan bisnisnya melakukan lobi dan sumbangan yang sangat besar bagi kegiatan politik di Amerika.

In the 2004 presidential election, he contributed $24 million to George Bush’s opponents. He is the largest donor to Hillary Clinton’s campaign for the presidency, plunking down $8 million, so far. He has donated “up to $1 million” to the Clinton Foundation.

Soros Capital juga memiliki afiliasi terkait beberapa pembangunan infrastruktur di Indonesia. Bisa jadi beberapa kontraktor dan pemasok dana besar dalam beberapa kegiatan nasional adalah terkait Soros Capital.

Offshore Leaks does not include SEC information, but it reveals Soros Capital as a major investor and corporate officer of AIF (Indonesia) Limited. AIF combines private investments with public funding contributed by Asian governments to develop massive infrastructure projects.

KUNJUNGI halaman depan kami, WWW.LEMBAR.INFO bookmark dan anda mendapat berita update entrepreneur, blog & tech setiap hari.

Berita terutama diambil dari FOX News dan situs berita The Guardian. Gambar diambil dari situs ICIJ.