GOOGLE TIDAK AMAN, JEBOL OLEH GOOLIGAN

0
46

GOOGLE beberapa waktu yang lalu memberitahu Microsoft bahwa sitem operasi Windows ada celah yang perlu dierbaiki dan Microsoft tidak merespon cukup cepat. Saat ini ada hal yang sebaliknya, Google (aplikasi turunan dari Google) ternyata tidak aman. Serangan terhadap Google ini terjadi melalui malware yang bernama Gooligan.

As a result of a lot of hard work done by our security research teams, we revealed today a new and alarming malware campaign. The attack campaign, named Gooligan, breached the security of over one million Google accounts. The number continues to rise at an additional 13,000 breached devices each day.

Pengguna aplikasi terkait Google ini banyak yang sudah menjadi korban hanya saja tidak menyadari hal tersebut. Setiap hari diperkirakan ada 13 ribu pengguna yang jebol dan saat ini diperkirakan ada sekitar 1 juta orang sudah menjadi korban.

Sebelumnya juga diberitakan ada malware buatan suatu otoritas pemerintah yang sudah memakan banyak korban tanpa disadari oleh penggunanya bernama Sauron.

Celah masuknya Gooligan ini diketahui oleh ahli riset digital bernama Checkpoint dan saat ini bekerja sama untuk melakukan perbaikan hingga mencari sumber dari Gooligan ini.

Diperkirakan Gooligan ini menyerang aplikasi terkait Android 4 (Jelly Bean, KitKat) dan Android 5 (Lollipop).

Menurut perkiraan saat ini, dari 1 juta korban lebih dari 50% diantaranya berada di Asia kemudian pengguna di Amerika sebanyak 19% dengan sisa korban sebanyak 15% di Afrika dan 5% di Eropa.

Sebelumnya aplikasi terkait androids juga didapati menembus android hingga 10 juta pengguna dan mampu meakukan hampir apapun terhadap ponsel anda, hanya saja malware tersebut hanya melakukan kunjungan terhadap situs untuk meningkatkan pendapatan iklan, malware tersebut bernama Humming Bird dan juga ditemukan oleh tim yang sama.

 

Referensi situs Check Point.