HACKER CINA MENCURI DETAIL PESAWAT CANGGIH AMERIKA

0
233

Hacker tidak hanya hobi tetapi bisa menjadi pekerjaan serius. Ada banyak hacker yang mengembangkan anti virus atau menjadi konsultan kemanan.

Hacker juga bisa menjadi senjata negara. Pada tanggal 23 Maret 2016, seorang berkebangsaan Cina terbukti bersalah melakukan hacking yang menyebabkan data rahasia peralatan militer Amerika terbongkar.

Hacker ini biasa dipanggil Su Bin  atau juga biasa disebut Stephen Su dan Stephen Subin berumur 50.

A criminal complaint filed in 2014 and subsequent indictments filed in Los Angeles charged Su, a China-based businessman in the aviation and aerospace fields, for his role in the criminal conspiracy to steal military technical data, including data relating to the C-17 strategic transport aircraft and certain fighter jets produced for the U.S. military.

Pencurian data diperkirakan sudah berlangsung lama tahunan (2008).

Data yang diambil berupa data design pesawat jet terutama pesawat transporter andalan Amerika bernama C – 17.

Tidak hanya itu saja, beberapa pesawat juga dibobol seperti F – 22 dan F – 35.

Pesawat C – 17 ini memang pantas menjadi andalan militer Amerika untuk mengangkut berbagai beban dari personel hingga peralatan berat seperti tank.

c 17 mdc hacker china hacker cina take off

Maximum payload C-17 adalah 170,900 lb (atau sekitar 77,500 kg) dimana berat maksimum untuk take-off adalah 585,000 lb (atau sekitar 265,350 kg).

Pesawat ini memiliki ketinggian jelajah hingga 28,000 ft (atau sekitar 8,500 m) dan bisa terbang maksimum sejauh 2,400 nautical miles (atau sekitar 4,400 km) tanpa pengisian ulang, dimana kecepatan maksimum sebesar 450 knots (atau sekitar 833 km/h) atau sekitar Mach 0.74.

Beberapa negara juga mempergunakan pesawat C – 17 seperti United Kingdom, Australia, Canada, Qatar, United Arab Emirates, India dan Kuwait.

Beberapa waktu yang lalu dalam kunjungan kenegaraan, secara khusus Amerika meminta agar cyber security menjadi perhatian khusus antara Amerika dan Cina.

Dalam kasus hacking oleh Su Bin ini, Su Bin secara khusus membantu orang lain untuk mengakses data.

Dalam aktivitas hacking yang dilakukan oleh Su Bin, Su Bin akan memberikan petunjuk mengenai bagaimana data diakses melalui email, folder atau bagian mana yang harus diambil. Sesudah data diambil, data akan diubah menjadi bahasa Cina (dari Inggris).

Su Bin pada tahun 2014 ditangkap di Kanada dan mulai Februari 2016 dibawa ke Amerika untuk diadili.

KUNJUNGI halaman depan kami, WWW.LEMBAR.INFO bookmark dan anda mendapat berita update entrepreneur, blog & tech setiap hari.

Gambar diambil dari website McDonnell Douglas Corporation.