HACKER IRAN MEMBOBOL DATA PENTING AMERIKA

0
286

Keamanan data digital atau cyber security menjadi concern banyak pihak. Apple diminta membuka akses data bagi FBI dan terjadi friksi. Disisi lain, beberapa pihak melakukan akses data secara paksa seperti oleh hacker dan jelas membahayakan data pribadi dan nasional.

Amerika saat ini banyak menjadi sasaran hacker terkait data sensitif. Beberapa hari lalu seorang hacker Cina diadili karena melakukan mata-mata mencuri data design militer terutama mengenai jet tempur.

Beberapa hari lalu (24 Maret 2016), Amerika mengumumkan bahwa ada hackers dari Iran yang menembus beberapa akses di Amerika yang terbilang sensitif.

Seven Iranians working on behalf of the Iranian government have been indicted for a series of cyber crimes that cost U.S. financial institutions tens of millions of dollars and compromised critical controls of a New York dam.

Hacker dari Iran ini berjumlah 7 orang dan dituduh bekerja melakukan hacking atas permintaan pemerintah Iran.

Kerugian finansial dan bahaya terkait infrastruktur dilakukan para hacker ini.

 

press-cyber-032416-Large

Dalam kasi hackning diperkirakan semua hacker ini melakukan serangan dari Iran. Sehingga saat ini, 7 Hackers ini menjadi FBI’s Most Wanted dan menjadi objek ekstradisi jika mengadakan perjalan ke luar Iran dan tertangkap:

Ahmad Fathi, 37
Hamid Firoozi, 34
Amin Shokohi, 25
Sadegh Ahmadzadegan (aka Nitr0jen26), 23
Omid Ghaffarinia (aka PLuS), 25
Sina Keissar, 25
Nader Saedi (aka Turk Server), 26.

Kerugian finansial yang dilakukan para hackers ini terutama karena melakukan terhadap infrastruktur online bank di Amerika (terutama terhadap ) dan menembus SCADA System (alat kontrol dan data terkait operasional) bendungan di Amerika yang bisa menimbulkan potensi bahaya yang lebih besar.

KUNJUNGI halaman depan kami, WWW.LEMBAR.INFO bookmark dan anda mendapat berita update entrepreneur, blog & tech setiap hari.

Ancaman pidana terkait mereka setidaknya 10 tahun tahanan penjara karena melakukan DDoS Attacks dan 5 tahun tahanan penjara karena melakukan intrusi ke sistem SCADA bendungan di Amerika.

Berita dan gambar terutama diambil dari situs FBI.