HAK PATEN BARU AMAZON YAITU RUMAH BAGI DRONE

0
89

AMAZON baru-baru ini melakukan ujicoba drone yang disetujui otoritas Inggris bagi pengiriman barang menggunakan drone melalui jalur udara.

Dapat anda bayangkan bahwa jika pengiriman barang memang dilakukan oleh drone, maka seperti pengirim barang pada umumnya, dron harus stand-by atau bolak-balik pada rute tertentu. Jika hal ini terjadi maka drone perlu tempat ngaso. Drone akan ngaso untuk stand-by dan mengisi batre. Konsep keperluan termasuk mengisi batre ini juga yang menjadi kebutuhan paten ini.

The docking stations can be networked with a central control and a plurality of UAVs. The docking stations can include a number of services to facilitate both UAV guidance and maintenance and community acceptance and benefits. The docking stations can include package handling facilities and can act as a final destination or as a delivery hub. The docking stations can extend the range of UAVs by providing recharging/refueling stations for the UAVs.

Jika ada cuaca yang berat bagi pengiriman, seperti juga manusia maka drone juga harus ngaso menepi menghindari hanyut terbawa angin kencang atau rusak.

Ide hak paten ini seperti simple dan tidak dibutuhkan tetapi jika memang drone sibuk maka sebetulnya ide docking tempat drone bisa santai dan ngisi batre akan dibutuhkan oleh anda dan drone. Seperti burung menclok di jendela maka drone menclok di atas tiang seperti hak paten Amazon ini.

Amazon memang gencar dengan perkembangan bisnisnya tidak hanya dalam bisnis delivery tetapi juga ke bisnis untuk mempermudah penjualan di situs utamanya.

KUNJUNGI halaman depan kami, WWW.LEMBAR.INFO bookmark dan anda mendapat berita update entrepreneur, blog & tech setiap hari.

Berita dan gambar diambil dari situs US PTO GOV.