HASIL KONTES SEPERTI APA BALAP TAHUN 2030

0
41

TEKNOLOGI MOBIL semakin pesat berkembang dan memperkirakan aplikasi kemajuan tersebut dalam beberapa puluh tahun kedepan sangat susah ditebak. Mobil Rolls Royce mengeluarkan prediksi mobil 100 tahun yang akan datang. Tidak mau kalah dengan saingannya, maka BMW mengelurkan prediksi mobil 100 tahun yang akan datang sekaligus dengan perkiraan motor 100 tahun yang akan datang.

Le Mans memiliki pertanyaan sejenis, akan seperti apa mobil balap pada tahun 2030? Terdapat banyak ide hingga Le Mans menerima sekitar 1600 proposal lebih dari 80 negara. Banyak prediksi menarik dan Le Mans harus memilih tiga terbaik.

Beberapa peserta prediksi mobil balap ini diikuti oleh nama-nama yang anda enal seperti GM, Honda, BMW, Hyundai, Nissan dan lain-lain. TIdak heran jika panitia menyebut lomba ini sebagai perlombaan yang outstanding.

hasil-kontes-seperti-apa-balap-tahun-2030-infiniti-le-mans-2030-by-tao-ni-china

Pemenang utama dari perlombaan Le Mans ini dimenangkan oleh seorang mahasiswa asal Cina bernama Tao Ni.

Tao Ni, 26, was born in China and achieved an industrial design bachelor degree from Tianjin Academy of Fine Arts in 2013. After that, he did an internship and accepted a work offer at Volvo Group Shanghai Design Center. He then moved to London to continuously study vehicle design at the Royal College of Art and achieved a master degree in July, 2016.

Mobil balap yang diusung oleh Tao Ni ini merupakan gabungan dari bentuk mobil balap yang keren dan penerapan teknologi canggih.

bentuk-dan-konsep-mobil-balap-masa-depan

Mobil ini akan berupa mobil pintar yang bisa balap secara otomatis dan dapat mengetahui medan jalanan. Mobil ini memiliki sensor yang membuat mobil aman sewaktu berbelok.

Pemenang prediksi mobil balap yang lain juga tidak kalah keren, semuanya bernuansa mobil pintar dengan bentuk yang cantik.


Winners of the 2017 Michelin Challenge Design:

  • First place: Tao Ni of Wuhu, China, for design entry “Infiniti Le Mans 2030”
  • Second place: Daniel Bacelar Pereira of Vila Real, Portugal, for “Bentley 9 Plus Michelin Battery Slick”
  • Third place: Kurt Scanlan of Toronto, Canada for “Cierzo C1”

Pada tempat kedua, Bentley mengusulkan Bentley 9 Plus dengan mobil dilengkapi batre pada bannya. Dengan batre ini dengan sendirinya pit-stop menjadi super cepat karena seperti mengganti ban. Kelebihan lain yaitu berat yang merata, bukan rahasia bahwa batre sangat berat. Anda lepas ponsel anda dan bagian terbesar dari beban terlepas.

Posisi ketiga ditempati oleh Cierzo C1 yang menggunakan design ban modern berupa ban dengan friction-less magnet.

kurt-scanlan-of-toronto-canada-for-cierzo-c1-kontes-seperti-apa-balap-tahun-2030-infiniti-le-mans-2030-by-tao-ni-china-bentley9_01-ok

Anda ada ide lebih mantap lagi? Coba ikuti situs Le Mans dan anda coba daftar ide teknologi mobil terbang anda untuk perlombaan 2018.

Referensi utama dari situs LE MANS.