INDEKS KESEJAHTERAAN TAHUN 2015

0
313

Indeks suatu negara banyak yang bisa dijadikan acuan. Salah satu acuan yang juga penting adalah indeks kesejahteraan (Prosperity Index).

Acuan dalam prosperity indeks pada posting ini mengacu kepada hasil yang dikeluarkan oleh The Legatum Institute yang berkedudukan di London.

prosperity index indeks kesejahteraan 2015 logo front pic page gambar ok

Posisi tertinggi di duduki Norway dan Indonesia pada urutan 69 dimana Malaysia pada urutan 44 dan Singapur pada urutan 17.

The Prosperity Index offers a unique insight into how prosperity is forming and changing across the world. Traditionally, a nation’s prosperity has been based solely on macroeconomic indicators such as a country’s income, represented either by GDP or by average income per person (GDP per capita). However, most people would agree that prosperity is more than just the accumulation of material wealth. It is also the joy of everyday life and the prospect of being able to build an even better life in the future.

Metodologi dari penentuan indeks ini berdasar banyak parameter.

Metodologi yang dipergunakan tidak murni berdasar kemampuan ekonomi makro tapi juga berdasar cara penduduk menjalani kehidupan termasuk merencanakan untuk membangung kehidupan yang lebih baik.

Jika saja hanya berdasar makro ekonomi maka posisi GDP Indonesia sangat menggiurkan di posisi yng tinggi.

Norwegia pada posisi tertinggi disusul posisi ketiga dan kelima diduduki negra tetangganya yaitu Denmark dan Swedia.

Social Capital sub-index measures
countries’ performance in two areas:
social cohesion and engagement, and
community and family networks.

Indonesia cukup mencengangkan dengan posisi ekonomi, keuntungan membuat usaha, indeks kesehatan dan indeks safety security yang tidak tinggi tapi memiliki Capital Sosial yang tinggi (urutan ke 21).

 

indeks Indonesia

Ada data yang juga unik. Iceland dan Finlandia mungkin secara kasat mata termasuk negara Skandinavia yang nyaman dan sejahtera tapi indek ekonomi diluar posisi 30 dunia. Cina pada kondisi sebaliknya dimana Cina secara kasat mata adalah negara yang banyak dihuni orang terkaya dunia (posisi tiga sebagai negar ekonomi kuat) tapi pada posisi 52 sebagai negara sejahtera.

Variables: business start-up costs|
secure internet servers|R&D
expenditure|internet bandwidth|
uneven economic development|
mobile phones|royalty receipts|ICT
exports|mobile phones per household|
perception that working hard gets you
ahead|good environment for
entrepreneurs|

Parameter penting lain untuk menjadi negara yang sejahtera dalam rangka membuat rencana hidup lebih baik yaitu parameter ramah bagi entrepreneur (dilihat dari lingkungan, fasilitas hingga biaya untuk memulai usaha).

Posisi tertinggi menurut laporan ini dipegang oleh Swedia.

Baca juga posting terkait INDONESIA BAGI BISNIS KECIL ATAU STARTUPS. Perlu banyak pembenahan jika Indonesia ingin menjadi negara yang sejahtera.