INDEKS KORUPSI INDONESIA & DUNIA 2015

0
284

Transparency International (TI) pertama kali didirikan pada tahun 1993 dengan tujuan utama untuk memerangi korupsi dan dengan tujuan tidak adanya korupsi di permukaan bumi.

Tujuannya sangat kontras dengan pernyataannya pada halaman publikasi atas indeks korupsi tahun 2015: Not one single country, anywhere in the world, is corruption-free. Tidak ada satupun negara yang bersih dari korupsi.

Saat ini Transparency International terdapat di 100 negara dan bekerja dengan orang ahli terutama di lokasi terkait dengan ahli di universitas dan Lembaga Swadaya Masyarakat untuk mendapat metode terbaik dalam mengkaji fenomena yang terjadi.

Korupsi didefinisikan menjadi lebih luas tidak hanya uang pajak yang menghilang dipakai segelintir orang tapi juga organisasi sakit dan pegawai yang menggunakan kemampuannya untuk menciptakan ketidak adilan.

Dalam laporan indeks korupsi tahun 2016 yang dikeluarkan 27 Januari 2016 ini, tercatat 2/3 dari negara di dunia memiliki skor dibawah 50 (Indonesia hanya mendapat skor 36 – menyedihkan karena sebenarnya hanya mendapat nilai sekitar 1/3 dari skor yang dianggap laik. Jika anda ujian maka nilainya sekitar 3.6 dari skor 10. Tidak lulus dengan memalukan menyedihkan).

skor indeks urutan korupsi Indonesia 2015

 

Dari segi peringkat tidak di dasar tapi dari segi penilaian sangat menyedihkan.

Beberapa negara dengan indeks terendah memiliki skandal korupsi yang terekspos dan sebetulnya bisa jadi kasus sejenis mengintai Indonesia siap untuk anjlok tahun berikutnya.

Secara khusus, TI mengulas Brasil yang indeks korupsi menurun dan menyebutkan bahwa skandal Oil and Gas yang melibatkan Petrobras mebuat Brasil anjlok.

Menjadi pertanyaan pribadi juga, apakah skandal oil and gas di Indonesia ada yang belum terkuat? Jika ada, jangan kaget jika merebut posisi terjelek.

Pajak untuk usaha pemotongan daging sapi yang terkena pajak juga merupakan dagelan tingkat rendah. Jika motong daging sapi kena pajak, motong logam (untuk otomotif) atau motong buah sawit atau transportasi, biaya angkat, biaya angkut dari luar negeri tidak masuk akal jika daging sapi tersebut lebih murah tidak terkena pajak?

Negara yang menyedihkan malah membunuh usaha kecil masyarakat sendiri.

pembalakan kayu international transparency pics

Korupsi 1 MBD merupakan kasus yang disorot dan menjadikan Malaysia melorot. Untung saja kasus Papa Minta Saham tidak meledug.

Pembakaran dan pembalakan hutan di Indonesia bisa menjadi bahan bakar tersendiri. Apa yang tidak tersentuh oleh korupsi di Indonesia?

Berhentilah mengikuti sampah dan budayakan optimis. Berita termasuk media hiburan sepertinya tidak sepenuh hati membangun budaya positif termasuk berita harian dan sinetron penggerak yang menyentuh masyarakat luas terutama yang masih mudah, energik dan perlu bimbingan.

Seperti himbauan TI pada halaman akhirnya, kami perlu anda untuk memerangi korupsi.

 

Berita dan gambar terutama dari: http://www.transparency.org/whatwedo/publication/cpi_2015