INDONESIA NEGARA KE 109 DARI 189 TIDAK BERSAHABAT BAGI STARTUPS

0
266

Entrepreneur adalah usaha membuat bisnis baru atau biasa disebut startups. Jika saja anda tertaik membuka usaha baik di Bandung, Medan, Surabaya atau kota besar lainnya maka sebaiknya melihat indeks Indonesia dibanding negara lain dan menyiapkan kekurangan yang tidak ada disini (baik dari sisi perijinan, infrastruktur atau akses).

Posting terkait index kemudahan membuka usaha ini berdasar laporan yang dibuat berdasar Laporan World Bank dengan merangkum juga pada posting sebelumnya berdasar hasil dari The Legatum Institute dimana berdasar indeks tersebut, didapat bahwa saat ini index bahaya dunia meningkat (dunia saat ini lebih tidak aman dibanding sebelumya).

Kongo dianggap sebagai tempat yang paling tidak aman, kemudian berada Afghanistan dan Syria pada posisi berikutnya. Tentu negara ini menjadi tempat yang paling tidak cocok untuk membuka bisnis. Anda tidak bisa melakukan coding dengan tenang disana.

Laporan yang dilakukan oleh  The Legatum Institute menempatkan posisi terendah tidak aman dan World Bank juga menempatkan Kongo menjadi tempat paling tidak baik untuk memulai bisnis. Posisi selanjutnya banyak dari Benua Afrika seperti Republik Afrika Tengah, Guinea Bissau, Burundi dan Chad.

World Bank  menyebutkan negara terbaik untuk bisnis kecil dan untuk memulai bisnis adalah Singapore, New Zealand dan the United States.

Negara lain dalam posisi puncak adalah Hong Kong, Denmark, the United Kingdom, Ireland dan Canada.

indeks Indonesia untuk membuat usaha

Posisi Indonesia pada urutan nomor 109 dan tergolong tidak bersahabat bagi bisnis kecil atau usaha yang baru mulai.

Dari posisi tersebut keadaan yang bisa disebut berkontribusi jelek adalah pembayaran pajak (posisi 148), penegakan ketentuan kontrak (posisi 170 – posisi yang sangat rendah hampir menyentuh garis paling bawah) untuk memulai usaha adalah tingkat registrasi properti atau jenis usaha termasuk jelek di rangking 131. Untuk membuka usaha di Indonesia bisa menghabiskan biaya minimal sekitar 5 juta Rupiah (sekitar 500 USD). Membuka usaha di Singapur hanya butuh biaya skitar 65 SGD (atau sekitar 48 USD).

Parameter lain yang juga dianggap jelek di Indonesia terkait ijin pembuatan atau konstruksi pada posisi 107.

Kegiatan yang sangat  menghambat usaha terasa oleh paktisi adalah berdagang keluar batas negara (saat ini pada posisi 105 – turun dari tahun sebelumnya). Ada banyak hambatan untuk berdagang keluar negeri dari mahalnya biaya kirim dan banyaknya isu perijinan yang harusnya mempermudah.

World Bank meyimpulkan improvement khsus pada beebrapa negara. Di negara – negara lain kemudahan dan penyederhanaan peraturan dilakukan terutama oleh negara- negara di Eropa Timur yang berusaha mengikuti kebijakan di Eropa Barat.

Singapura dianggap sebagai nomor satu terutama diuntungkan oleh biaya pengiriman yang rendah baik dari segi ongkos kirim atau biaya dan kemudahan perijinan. Untuk catatan tambahan, Malaysia pada posisi 18.