KEGIATAN SKANDAL BISNIS GLOBAL TERKAIT SELEBRITIS, POLITISI BERBAGAI NEGARA BOCOR (PANAMA PAPERS)

0
613

Bocoran data rahasia tidak hanya dari Edward Snowden, baru-baru ini, tabungan dan perusahaan yang sangat tertutup dari public dibocorkan.

Data penyimpanan data besar ini dibocorkan orang misterius (anonymous) secara rahasia sekitar setahun yang lalu kepada Süddeutsche Zeitung (SZ) bekerjasama dengan International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ).

Sebelumnya ICIJ pernah bekerjasama dengan SZ pada kegiatan penelusuran lainnya seperti penyelidikan beberapahal sejenis untuk menggali informasi Offshore Leaks, Lux Leaks, and Swiss Leaks.

Hasil dari kolaborasi penyelidikan atas data bocor ini sangat besar karena terkait orang penting dan terkenal pada dunia yang sangat samar-samar.

 

The data provides rare insights into a world that can only exist in the shadows. It proves how a global industry led by major banks, legal firms, and asset management companies secretly manages the estates of the world’s rich and famous: from politicians, Fifa officials, fraudsters and drug smugglers, to celebrities and professional athletes.

 

 

 

 

 

 

Pekerjaan penelusuran data ini adalah pekerjaan kolaborasi terbesar yang pernah dilakukan saat ini, dalam 12 bulan terakhir setidaknya 400 jurnalis dari 1100 media dan 80 negara telah berusaha untuk terlibat membuka rahasia ini.

Data yang digali ini bersumber dari data berupa e-mail, dokumen pdf, foto dan data internal dari Mossack Fonseca (perusahaan/organisasi pengelola dana) dari tahun 1970 hingga 2016.

data uang panama law offshore bank pejabat negara

Mossack Fonseca didirikan oleh Jürgen Mossack pada tahun  1977 dan kemudian bergabung Ramón Fonseca pada tahun 1986. Mossack Fonseca ini mengkhususkan diri dalam bantuan atau management atas hal-hal hokum komersial (commercial law), layanan penanaman modal, layanan nasihat/strategi investasi dan bantuan investasi kedalam struktur pendanaan secara internasional.

Mossack Fonseca  bermarkas utama di Panama dan memiliki kantor cabang utama di Zurich, London dan Hong Kong. Organisasi ini dapat memberikan bantuan bagi pemilik modal untuk membeli perusahaan di beberapa negara dengan harga mulai dari 1000 USD.

Perusahaan dengan harga 1000 USD ini adalah perusahaan kosong tanpa apapun, jika investor ingin memiliki perusahaan yang lengkap berisi direktur dan share holder lainnya maka biaya pembelian akan meningkat.

Sebagai hasil akhirnya, Mossack Fonseca bisa mebuat perusahaan di negara tertentu (di luar negeri – offshore company) untuk keperluan bisnis. Terkait bisnis ini, Mossack Fonseca sudah membuat, menjual dan mengatur ribuan perusahaan.

 

It sells its shell firms in cities such as Zurich, London, and Hong Kong – in some instances at bargain prices. Clients can buy an anonymous company for as little as USD 1,000. However, at this price it is just an empty shell. For an extra fee, Mossack Fonseca provides a sham director and, if desired, conceals the company’s true shareholder.

Mossack Fonseca has founded, sold, and managed thousands of companies. The documents provide a detailed view of how Mossack Fonseca routinely accepts to engage in business activities that potentially violate sanctions, in addition to aiding and abetting tax evasion and money laundering.

 

Data bocoran ini memberikan tinjauan detail mengenai bagaimana Mossack Fonseca terlibat dalam bisnis ini dimana kegiatan tersebut terindikasi berupa kegiatan bisnis yang dapat menghindarkan pajak dan money laundering.

Tidak hanya terkait pelanggaran bisnis yang diindikasikan dalam dokumen ini, beberapa data menunjukan tudingan yang sangat serius terhadap tokoh dunia yang memerangi korupsi.

Bocoran data ini mengaitkan perusahaan (offshore company) yang terkait keluarga Cpolitisi Cina Xi Jinping yang mana Xi Jinping adalah pemimpin Cina yang sangat telaten memerangi korupsi di Cina.

 

 

Selain XI Jinping juga pemimpin Ukraina President Petro Poroshenko yang juga sangat terkenal sebagai reformis yang melawan korupsi.

Pemimpin Inggris juga Perdana Menteri David Cameron terkait atas bocoran data ini. Dimana David Cameron sangat memerangi cara perusahaan besar dalam menghindari pajak (merubah pola tax-haven agar hilang).

Beberapa pola bisnis dari data yang dibocorkan menyingkap juga maneuver dan intrik bisnis yang berusaha menghilangkan keterkaitan pemimpin besar Rusia President Vladimir Putin.

 

A massive leak of documents exposes the offshore holdings of 12 current and former world leaders and reveals how associates of Russian President Vladimir Putin secretly shuffled as much as $2 billion through banks and shadow companies.

The leak also provides details of the hidden financial dealings of 128 more politicians and public officials around the world.

The cache of 11.5 million records shows how a global industry of law firms and big banks sells financial secrecy to politicians, fraudsters and drug traffickers as well as billionaires, celebrities and sports stars.

Data bisnis berukuran 2.6 TB ini melibatkan juga kegiatan transfer antar bank dari Nevada, Singapur dan Bristish Island hingga meliputi sekitar 21 negara.

ukuran kebocoran data panamian law

Mossack Fonseca menjadi perusahaan yang sangat besar dalam mengatur dan menyediakan bantuan kegiatan bisnis.

 

Mossack Fonseca menjadi pelaku dalam kegiatan jual beli intan dan kegiatan bisnis lain yang rahasia.

Mossack Fonseca juga menyediakan raja di timur tengah untuk jual beli yacht (kapal pesiar mewah) bagi Mohammed VI dari Maroko dan King Salman of Saudi Arabia.

Mossack Fonseca juga memberikan layanan bagi pengaturan perusahaan bagi Jackie Chan pada 6 offshore company.

Jackie Chan dalam bisnisnya secara khusus disebut tidak menggunakan perusahaan tersebut bagi kegiatan bisnis yang tidak etis. Reputasi Jackie Chan ternyata bagus juga dalam bisnis. Kepemilikan offshore company bagi Jackie Chan mungkin pilihan terbaik bagi investasi di luar negeri dan bukan suatu hal illegal.

 

The Mossack Fonseca documents indicate, however, that the firm’s customers have included Ponzi schemers, drug kingpins, tax evaders and at least one jailed sex offender. A U.S. businessman convicted of traveling to Russia to have sex with underage orphans signed papers for an offshore company while he was serving his prison sentence in New Jersey, the records show.

Mossack Fonseca tidak hanya menyediakan kegiatan bisnis dan liku-liku investasi yang rumit.

Mossack Fonseca juga terdapat bantuan bagi Ponzi schemers, drug kingpins, tax evaders dan membantu kegiatan yang illegal.

 

 

Bagi penggemar sepakbola pasti mengetahui bahwa FIFA memiliki Komite Etik (Ethics Committee) yang bertujuan membersihkan FIFA pada skandal-skandal sebelumnya terkait penyuapan dan lain-lain.

The leaked documents reveal that the law firm of Juan Pedro Damiani, a member of FIFA’s ethics committee, had business relationships with three men who have been indicted in the FIFA scandal — former FIFA vice president Eugenio Figueredo and Hugo and Mariano Jinkis.

Dalam dokumen bocoran Mossack Fonseca, anggota komite Juan Pedro Damiani memiliki hubungan bisnis dengan orang yang dituduh terlibat skandal FIFA.

Kegiatan bisnis ini berlawanan dengan kegiatan sebagai komite etik.

 

Terkait sepak bola terdapat data lain, Lionel Messi juga memiliki perusahaan offshore company di Panama bernama Mega Star Enterprises Inc.

Data dan hasil analisis terkait kegiatan bisnis Mossack Fonseca ini menggurita dan memiliki konsekuensi yang luas tanpa disadari penggunanya.

Mossack Fonseca told customers not to worry. It said its commitment to its clients’ privacy “has always been paramount, and in this regard your confidential information is stored in our state-of-the-art data center, and any communication within our global network is handled through an encryption algorithm that complies with the highest world-class standards.”

 

 

 

 

 

 

Mossack Fonseca mengklaim bahwa perusahaanya aman dan data terjaga karena menggunakan metode yang canggih tetapi 2.6 TB data bocor.

Baca juga: APA DAMPAK PANAMA PAPERS MOSSACK FONSECA BAGI GLOBAL MARKET DAN BISNIS?

pasti Panama Papers ini akan menjadi bahan perdebatan politik dan pemilik modal, tidak heran jika banyak yang bertanya APA KELANJUTAN DARI PANAMA PAPERS?

KUNJUNGI halaman depan kami, WWW.LEMBAR.INFO bookmark dan anda mendapat berita update entrepreneur, blog & tech setiap hari.

Berita dan gambar diambil dari situs Panamian Paper ICIJ Süddeutsche Zeitung  dan dari situs Panamian Paper ICIJ.