KEJADIAN PENTING HAMPIR PERANG NUKLIR – STANISLAV YEVGRAFOVIC

0
204

Stanislav Yevgrafovich Petrov nama lengkapnya. Ada banyak orang yang tidak mengenal namanya. Jika saja dia mendapat Nobel Perdamaian maka mungkin anda akan mengenalnya.

Mungkin anda juga tidak mengenal Vasili Alexandrovich Arkhipov (Vasili Alexandrovich Arkhipov Penyelamat Perang Nuklir). Mereka orang yang berjasa dan mungkin setara dengan menyelamatkan Eropa, Rusia, Amerika atau bahkan dunia hingga tidak terlibat perang nuklir.

“Few people know of Stanislav Petrov… yet hundreds of millions of people are alive because of him.”

 

 

 

Stanislav Yevgrafovich Petrov lahir di Odessa, Ukraine. Sesudah itu, Stanislav Petrov mempelajari dan menjadi ahli militer. Dengan karir yang melejit di bidang militer, membuat Stanislav Petrov hampir terlibat ke semua hal terkait militer Rusia. Bahkan terkait yang sangat sensitif hingga akhirnya dipercaya memegang posisi penting, mengawasi jika ada serangan nuklir dari Amerika.

1 September 1983 sebuah pesawat sipil berisi 269 penumpang memasuki daerah Rusia, pesawat pencegat (interceptor) mencoba melakukan dialog dan entah bagaimana tidak mendapat jawaban.

Karena tidak mendapat jawaban dan saat itu sedang ada intensi yang panas antara Rusia dan pihak sekutu, maka keputusan menembak dilakukan.

269 penumpang termasuk US Congressman yaitu Lawrence McDonald meninggal. Sebagi hasilnya kecaman datang bertubi-tubi termasuk dari Ronald Reagan yang secara khusus menyebut sebagai “barbarism”, “inhuman brutality”, “a crime against humanity that must never be forgotten”.

Sudah tentu Penembakan pesawat sipil ini membawa dampak yang besar dan memicu ketegangan ke tingkat yang lebih serius.

Stanislav Yevgrafovich Petrov MOVIE THE MAN WHO SAVED THE WORLD 2Pagi-pagi awal sekali, 25 hari sesudah penembakan pesawat tersebut atau pada tanggal 26 September 1983 secara tiba-tiba sirine berkedip dan alarm berbunyi di pos pengamat serangan nuklir.

Sistem Rusia memiliki perangkat yang mendeteksi peluncuran misil nuklir melalui deteksi satelit. Deteksi satelit itu melaporkan bahwa tidak bisa disangkal, Amerika meluncurkan misil nuklir, sebuah nuklir ke Rusia.

Stanislav Petrov melihat sirine tersebut dan tidak bisa bergerak. Stanislav Petrov menyebutkan bahwa di dalam manual tidak terdapat berapa lama seorang petugas boleh melapor sesudah melihat indikasi serangan nuklir walaupun setiap detik adalah penting sekali.

Stanislav Petrov bertugas sebagai orang yang bertanggung jawab terhadap pengawasan serangan nuklir dan harusnya melaporkan atas laporan indikasi serangan nuklir dari input satelit. Jika ada indikasi penting maka Stanislav Petrov harus melaporkan terhadap atasannya dan membawa ke pemimpin tertinggi untuk memutuskan membalas serangan nuklir tersebut atau tidak.

Stanislav Petrov tidak bisa mengangkat telpon untuk melapor dia bahkan berpendapat bahwa semua pihak rata sejajar.

Sirine kedua bebunyi, ada dua nuklir meluncur.

Sirine ketiga, sirine keempat dan sirine kelima. Didalam ruangan command post tempat pengamatan terjadi bunyi sirine dan teriakan agar semua petugas tenang. Stanislav Petrov melaporkan bahwa saat itu dia kemudian hanya memegang telpon.

Stanislav Petrov menyebutkan bahwa petugas selain dirinya murni orang militer yang hanya akan melaporkan berdasar pembacaan alat dan melapor keatasan, dirinya tidak. Dia menyebutkan telah terjadi False Alarm, alat mengeluarkan tanda karena kesalahan dan alarm berbunyi karena rusak.

Sesudah kejadian tersebut Stanislav Petrov ditanya kenapa tidak semua hal ditulis dalam laporan, dia menjawab sewaktu kejadian tangan kanan memegang telpon dan tangan kiri memegang interkom, dia tidak memiliki tangan ketiga untuk menulis dalam laporan disaat semua terjadi.

Sekitar sesudah tiga puluh menit sesudah sirine, Stanislav Petrov secara tegang menunggu dan ternyata keputusan untuk melapor sebagai false alarm tepat diambilnya.

Baru kemudian kerusakan satelit diperbaiki, kemudian diketahui bahwa cahaya matahari pada ketinggian yang tepat dengan keadaan awan tertentu menyebabkan salah pembacaan.

Stanislav Petrov day rusia nuclear bom misil nuklir rusia amerikaJanuari 2006 Stanislav Petrov mengunjungi Amerika untuk mendapat World Citizen Award di PBB New York dan mendapat penghargaan Dresden Prize pada 17 Februari 2013 di Dresden.

Sebuah film dibuat dan saat ini Stanislav Petrov pensiun santai di apartemen di daerah perkotaan Moskow.

Setiap 26 September saat ini disebut sebagai Petrov Day.