KRISIS EKONOMI DI CINA?

0
164

Cina memiliki pengaruh besar terhadap ekonomi dunia. Pengaruh negara besar terhadap ekonomi dunia bisa berdasar berbagai parameter. Salah satu parameter untuk melihat pengaruh terhadap dunia adalah dari GDP (Gross Domestic Product).

Saat ini Amerika memiliki GDP yang sangat besar jauh meninggalkan negara GDP kedua dunia. GDP Amerika saat ini bernilai 16.77 Trillion USD dan Cina pada kisaran 9.24 Trillion USD (sebagai informasi, Indonesia bernila GDP sekitar 0.888 Trillion USD).

 

Awal Januari 2016 ini, China mengalami penurunan kinerja pada pasarnya dan mengalami penurunan target perkembangan ekonomi. Diperkirakan saat ini pasar ekonomi Cina terpangkas turun sebesar sektiar 20% (atau -20%).

Dari penurunan kinerja tersebut banyak yang memperkirakan akan berdampak negatif terhadap pasar global dan sebagian masih optimis.

Adapun pendapat oprimis dengan alasan sebagai berikut:

  1. Kinerja ekonomi turun lebih berdampak kepada politik lokal Cina dibanding terhadap ekonomi global; Alasan utama bahwa pengaruh terhadap ekonomi global tidak besar karena alasan utama bahwa pada awalnya banyak ekonom mengingatkan bahwa pasar Cina undervalued (ditetapkan daibawah harga pasar sebenanrnya. Terlihat dari valuasi Yuan). Berbeda dengan USD atau pasar Amerika, pengurangan atau cutt loss pasar sebesar 20% adalah krisi dan akan menyengat global. Pada cutt-loss pasar Cina dampak yang terjadi adalah potential loss dari middle class di Cina dan akan menimbulkan ketidak sukaan dan protes terhadap pemerintah pusat. Krisis ekonomi ini terputus di middle class loss;
  2. Ekonomi Cina terdistribusi tidak merupakan Satu Fokus Area Ekonomi Cina. Pemerintah Cina memiliki rencana bahwa semua bagian negara harus Shanghai-Like (maju dan berkembang seperti Shanghai). Dimana Shanghai dianggap pusat ekonomi Cina dan Silicon Valley versi Cina (dimana terdapat perusahaan besar dunia seperti Alibaba atau Cisco). Beberapa pengamat menyebut bahwa ini terlalu optimis bahkan sebenarnya pernyataan tersebut under statement,bahkan Cina bisa lebih dari sekedar Shanghai-Like dari setiap bagian negaranya. Kota-kota dan pusat keramaian bisnis Cina menyebar dari kegiatan industri, perdagangan dan pasar yang terkoneksi melayani keperluan dunia. Hampir semua barang dari Cina dari berbagai kota di Cina.

Krisis sepertinya masih jauh tapi krisis lain mengintai seperti harga minyak (crude oil) dan penurunan kinerja ekonomi diberbagai negara seperti di belahan Eropa.

 

Berita dari berbagai sumber dan World Bank.