KULIT SEPATU TEKNOLOGI PEMBUATAN KUE, LEBIH BAIK

0
8

NIKE identik dengan sepatu ringan, kuat dan keren. Sesudah era sepatu ringan diisi udara maka Nike mencari cara baru untuk membuat sepatu tetap identik dengan identitas lama yang ringan dan kuat tetapi keren.

Ide pembuatan sepatu lebih baik ini ternyata datang dari konsep pembuatan kue dimana bahan dicampur dan di bakar (dalam oven), hanya saja ada perbedaan besar dari campuran bahannya.

Prinsip pembuatan bahan sepatu ini sederhana dan menguntungkan. Pembuatan bagian kulit luar sepatu bisa menggunakan sisa kulit hewan yang tidak terpakai terus dihancurkan dan dicampur kemudian dimatangkan, seperti membuat kue.

During a typical leather manufacturing process, up to 30 percent of a cow’s hide is discarded and often ends up in a landfill. To reduce this waste, Nike gathers the discarded leather scrap from the floor of tanneries and turns them into fibers. Then, those recycled leather fibers are combined with synthetic fibers and a fabric infrastructure via a hydro process with a force that’s so strong it fuses everything into one material. 

Hemat, efisien dan ternyata jauh lebih ringan dan kuat.

Nike Flyleather is 40-percent lighter and five times stronger than traditional leather (based on abrasion testing). It has the potential to reinvent leather-like materials into performance footwear unlike ever before. 

Selain lebih kuat hingga sekitar 5 kali dan lebih ringan 40%, proses ini juga menghemat air dan energi dalam pembuatannya. Sangat menarik untuk dipakai secara masal.

Sepatu ini belum keluar ke Indonesia, peluncuran pertama baru akan dilakukan di New York.

 

Gambar dan berita dari situs NIKE.