MAKANAN BATANGAN NASA AKAN MENGURANGI BERAT

0
40

NASA melakukan perbaikan kepada banyak hal untuk misi luar angkasa masa depan. NASA tidak hanya memperbaiki wahana, satelit dan juga mesin roket agar efisien. NASA juga memperbaiki cara pengemasan makanan.

Astronot akan memerlukan makanan yang sehat dan juga enak sewaktu berjalan jauh dari bumi ke luar angkasa yang jauh melewati bulan. Perjalanan jauh ini akan membawa masalah sendiri, pertama jumlah yang harus dibawa tidak sedikit dan kedua jenis makanan juga harus menarik.

Astronot di ISS dapat memilih hingga 200 jenis makanan yang dapat disantap sehingga membantu agar astronot tidak mudah bosan diatas sana.

Dalam perjalanan ke Mars, seperti juga dalam film Martian, pesawat dan astronot harus bertahan sendirian karena kemungkinan terbesar mereka tidak akan mendapatkan kapal supply dalam waktu yang segera. ISS sering dikunjungi untuk berbagai keperluan misi dan mampir sambil mengirim satelit ke orbitnya.

Makanan luar angkasa saat ini banyak yang berupa makanan kemasan dalam wadah atau sachet tertentu yang kedap udara dan tahan radiasi atau keadaan luar angkasa. Kemasan seperti ini akan membuat masalah tersendiri, makan yang dibawa menjadi berat.

Untuk mengurangi berat ini, NASA mencoba teknologi penyimpanan terbaru bagi makanan. Hal sederhana yang dilakukan adalah membuat makanan dalam bentuk batangan.

Setiap harinya setiap orang memerlukan makanan dimana disana termasuk jumlah tertentu dari kalori. Jumlah keperluan kalori ini dapat diperkirakan bergantung kepada banyak hal, pada prinsipnya dapat diperkirakan dari BMI (Body Mass Index). Secara umum keperluan kalori orang dewasa pada angka sekitar 1800 – 2000 kalori per hari. Makanan ini juga harus mengandung nutrisi lain yang harus dipenuhi. Tantangan ini akan semakin berat lagi jika ingin tinggal di Mars.

Jumlah kalori ini lumayan besarĀ (pada perbandingan Gorengan Vs Starbuck Vs Coca Cola), coba anda bandingkan jumlah makan tersebut dengan keterbatasan daya angkut dan simpan ruangan roket.

Jika anda menjadi astronot disisi lain anda perlu mengerti keterbatasan roket dan wahana yang anda pakai. Anda pernah memiliki cita-cita menjadi astronot?