MATERIAL MASA DEPAN? RUMPUT LAUT

0
48

RUMPUT LAUT bukan barang langka susah ditemui di pantai di Indonesia, yang langka adalah ide untuk mencari kelebihan lain dari barang tersebut. Orang Indonesia mulai mempergunakan rumput laut bagi sumber nutrisi tetapi tidak untuk menjadikannya pilihan bagi pembuat struktur atau bagian bangunan.

Seorang designer bernaman Julia Lohmann memulai untuk menelusuri kemungkinan barang ini menjadi material bagi struktur.

Julia Lohmann sendiri terinspirasi menggunakan rumput laut karena ayahnya yang selalu memberikan pelajaran dan oversight bagi setiap hal yang belum tentu pemikiran tersebut dipikirkan orang kebanyakan.

Ayahnya selalu mengajak Julia berjalan ke tempat yang asing dan tidak setiap orang kunjungi, disana ayahnya selalu menunjukan hal-hal aneh dan mungkin saja berguna.

Suatu hari ayahnya mengajak berjalan ke pantai dan mengambil rumput laut sambil berseru bahwa ini seperti palstik atau seperti kulit dinosaurus. Mungkin ada yang bisa dibuat dari barang ini, sebagai tambahan ide darinya.

Sesudah berkuliah dan tinggal di Saporo Jepang, dari sana penelitian terkait rumput laut semakin mendalam termasuk mencoba membuat berbagai olahan dan bentuk.

Julia nmenyebutkan bahwa kelenbihan dari rumput laut adalah kemungkinan bentuk dan potongan yang bisa dibuat. Rumput laut memiliki karakteristik material yang memungkinkan bagi kita untuk membuatnya seperti bentuk dan potongan apapun.

Jika saja kekuatan dan ketahanan dari material ini bisa dimodifikasi atau ditambahkan dengan material lain, bisa saja menjadi lebih kuat dan ekonomis.

Berita dan gambar diambil dari Situs Julia Lohmann dan situs DISEGNO.