MELUNCUR MELINTASI ANGKASA DENGAN CAHAYA

0
97

PERJALANAN LUAR ANGKASA dimana meluncur antar tempat di luar angkasa akan sangat menarik jika bisa dilakukan dengan cepat dan efisien. Salah satu usulan berjalan keliling di angkasa luar adalah didorong menggunakan cahaya.

Usulan untutk menggunakan cahaya sebagai bahan bakar yang mendorong benda angkasa pertama kali akan diaplikasikan untuk dipakai pada Light Sail yang akan menangkap cahaya sebagai pendorong pada layar yang terkembang.

Solar sail spacecraft capture light momentum with large, lightweight mirrored surfaces—sails. As light reflects off a sail, most of its momentum is transferred, pushing on the sail. The resulting acceleration is small, but continuous. Unlike chemical rockets that provide short bursts of thrust, solar sails thrust continuously and can reach higher speeds over time.

Secara teoritis, cahaya yang tertangkap pada layar perangkat perjalanan luar angkasa ini bisa mendorong dan memberikan percepatan. Percepatan yang tetap ini akan menghasilkan laju yang cukup besar sedikit demi sedikit.

Beberapa orang super kaya sebelumnya juga berkumpul menggelontorkan uangnya untuk membuat alat yang bisa berjalan di luar angkasa menuju Alpha Centauri. Diharapkan alat ini bisa mencapai kecepatan hingga 20% kecepatan cahaya, kecepatan yang cukup ngebut bagi teknologi manusia saat ini.

LightSail flight in 2016 meluncur di luar angkasa dengan cahaya mengembang tahap 1

Sesudah mencapai ketinggian dan lokasi yang cocok, maka layar untuk menangkap cahaya akan mengembang dan mulai terdorong cahaya.

LightSail flight in 2016 meluncur di luar angkasa dengan cahaya mengembang tahap 2

Light Sail saat ini menjadi pertaruhan mengenai kelayakan perjalanan luar angkasa menggunakan cahaya.

Pada percobaan sebelumnya dengan Light Sail 1 pada 20 Mei 2015, layar terkembang dan alat berfungsi baik bisa mengirim data dan bahkan mengirimkan kode radio. Selanjutnya percobaan akan diterapkan dengan Light Sail 2 yang awalnya diluncurkan tahun 2016 akhirnya akan dicoba meluncur pada Maret 2017.

LightSail flight in 2016 meluncur di luar angkasa dengan cahaya mengembang tahap 3

Jika saja Light Sail 2 sukses maka percobaan dan tugas lebih berat akan dijalankan setidaknya tehadap 2 model tambahan yang akan diluncurkan.

Untuk saat ini Light Sail 3 sudah direncanakan dengan tambahan tugas, beberapa data teknis di luar angkasa akan ditangkap dan diteruskan ke bumi. Perbaikan tehadap layar juga akan diterapkan pada model ketiga ini.

Light Sail 4 mungkin akan lebih rumit dengan mencatat beberapa data aktifitas Matahari sehingga bisa menjadi input bagi ancaman yang bisa timbul dari Matahari seperti Badai Matahari yang bisa menggangu komunikasi.

 

Berita dan gambar diambil dari situs SAIL PLANETARY.