NASA & SWASTA AKAN MULAI KEGIATAN TAMBANG DI BULAN, SEGERA

0
116

MOON EXPRESS adalah perusahaan swasta yang akan bekerja sama dengan NASA untuk mengirim pesawat dan kendaraan robot ke bulan untuk mencoba mengeksplorasi kekayaan alam disana.

Diperkirakan ada berbagai macam mineral langka dan mahal di permukaan bulan yang tidak pernah disentuh manusia untuk memenuhi kebutuhan logam di Bumi. Setidaknya diperkirakan Platinum dan Helium 3 terdapat dengan jumlah yang banyak di Bulan.  Helium-3 diduga lebih berlimpah di Bulan dan berada di lapisan atas regolith selama miliaran tahun akibat angin matahari.

Platinum sendiri termasuk logam yang termahal di perjual belikan bersama emas, sering juga disebut Platinum sebagai emas putih.

Helium-3 (He-3) adalah isotop helium yang ringan dan non-radioaktif dengan dua proton dan satu neutron. Isotop ini langka di Bumi dan dicari-cari untuk digunakan dalam penelitian fusi nuklir. Helium-3 ini bisa dipakai sebagai bahan bagi kendaraan masa depan yang menggunakan bahan bakar sistem fusi.

NASA mencoba memetakan permukaan bulan dengan berbagai filter dan deteksi mineral, dari masing-masing citra tersebut kemudian digabungkan kembali dengan warna yang diperkuat agar kontras dan ditemukan hampir semua permukaan bulan memiliki kandungan mineral yang berbeda-beda.

komposisi logam bulan berdasar filter satelit main_image_feature_819_35

Tidak heran jika kemudian Amerika tertarik untuk melakukan kegiatan menambang di Bulan untuk memenuhi kebutuhan logam seiring dengan semakin maju dan banyak permintaan atas logam langka.

Sebelumnya rencana eksplorasi di ruang angkasa juga sudah direncanakan oleh NASA agar dapat dilakukan pada asteroid atau komet, dimana asteroid atau komet juga diperkirakan memiliki kekayaan mineral yang juga menarik untuk dijadikan komoditas komersil atau untuk persiapan selama singgah sebelum berangkat ke Mars.

Sejalan dengan ide tersebut, Google melakukan tantangan bernilai 30 juta USD untuk memicu dan melakukan pemilihan konsep pertambangan di Bulan.

Sewaktu tahun 60an penduduk bumi sangat terkesima dengan kemajuan finansial dan teknologi Amerika dengan kemampuannya mengirim berbagai misi termasuk juga mengirim manusia ke permukaan bulan.

Saat ini kegiatan pengiriman misi ke bulan tersebut bisa dilakukan oleh perorangan super kaya atau bisa dilakukan juga oleh swasta. Banyak saat ini orang kaya yang bisa mendanai kegiatan misi ke Bulan dan sebagai pelopor dipilihlah Moon Express sebagai pemenang Google Lunar XPRIZE pada tahun 2010 oleh NASA dan Google.

Robot dan kendaraan yang akan melakukan explorasi di permukaan bulan sudah dibuat dalam bentuk model, dimana robot ini diperkirakan mampu membawa muatan batuan dengan fraksi yang ekonomis.

Robot bernama MX – 1 ini akan berbahan bakar Hidrogen Peroksida (H2O2). Robot ini memiliki perangkat pengambil, pendorong dan pendarat yang cukup flexibel. Dalam masa penggunaanya nanti, MX – 1 tidak hanya bisa dipergunakan untuk mengambil batuan atau logam di bulan tetapi bisa juga dipakai untuk menangkap sampah di luar angkasa yang mengotori atmosfir kita.

Bagi penggemar dongeng Sunda maka didapat satu hal, Nini Anteh jeung ucingna bisa pulang kampung naik MX – 1.

Berita diambil dari situs Moon Express dan situs NASA.