Passive Wi-Fi Hemat Energi 1/10 000 kali

0
162

University of Washington, Passive Wi-Fi: Bringing Low Power to Wi-Fi Transmissions
Bryce Kellogg, Vamsi Talla, Shyam Gollakota, Joshua R. Smith
NSDI, March 2016

Pada awal Maret ini (2016) sebuah paper menyebutkan teknologi baru terkait WiFi.

Teknologi pada WiFi ini memiliki kegunaan yang sama hanya saja mengunakan energi yang jauh lebih kecil sekitar satu per sepuluh ribu (1/10ribu) dari yang saat ini ada.

wifi model baru pasive wifi hemat energi okKenapa WiFi tipe baru ini hemat energi?

WiFi yang saat ini tersedia pada prinsipnya bekerja seperti radio transmitter dan receiver. Satu unit alat WiFi akan mengirim dan menangkap sinyal dan disaat bersamaan akan ada banyak WiFi disekelilingnya atau ada radio lain yang memiliki frekuensi sejenis (2.4 GHz or 5 GHz).

Setiap komunikasi yang terjadi akan ditangkap dan dikirim khusus melawan frekuensi sejenis di sekelilingnya, dengan cara bekerja demikian perlu energi bagi setiap pengiriman/penerimaan signal. Dengan tipe WiFi bekerja seperti ini maka diperlukan daya sekitar beberapa ratus mili watt (anggap 100 mili watts) dalam setiap transmisi/frekuensi kerja.

Passive WiFi bekerja dengan cara berbeda. Untuk WiFi pasif ini hanya perlu satu frekuensi radio yang bekerja. Alat penerima WiFi (lainnya) harus memiliki sensor tertentu yang memungkinkan bertugas untuk menerima dan bisa memantulkan WiFi yang diterima.

wifi model baru pasive wifi hemat energi

Seperti pada gambar profile yang terdapat pada paper tersebut, pemancar radio hanya perlu satu yang menggunakan mode power dan cara kerja mesin/alat seperti saat ini. WiFi lain berfungsi sebagai pemantul atau relay saja dengan power yang jauh lebih kecil.

Dengan cara kerja demikian, passive WiFi ini hanya perlu 10-50 micro watt atau jika dibandingkan sekitar 1/10ribu.

Passive WiFi ini akan berguna sekali jika diperlukan koneksi WiFi di suatu tempat yang luas atau jauh (misal di tengah lapangan golf atau gedung bertingkat dan luas – misal tempat parkir atau atau gedung resepsi sehingga disaat pidato pembukaan yang gak jelas sebagian tamu bisa asik buka Youtube) dimana passive WiFi bisa disebar menggunakan batre (jika tidak ada kabel) dan bisa bertahan lama.

Our experimental evaluation shows that passive Wi-Fi transmissions can be decoded on off-the-shelf smartphones and Wi-Fi chipsets over distances of 30 – 100 feet in various line-of-sight and through-the-wall scenarios. Finally, we design a Passive Wi-Fi IC that shows that 1 and 11~Mbps transmissions consume 14.48 and 49.28 µW respectively. This translates to 10000x lower power than existing Wi-Fi chipsets and 1000x lower power than Bluetooth LE and ZigBee

Dengan percobaan yang dilakukan saat ini, didapat hasil yang memuaskan dimana transmisi data bisa dilakukan hingga 11 Mbps (cukup untuk nonton youtube tanpa jeda pada kisaran 1 Mbps jika tidak ada gangguan).

WiFi satu dan lain juga bisa bekerja hingga jarak sekitar 30 meter.

 

WiFi yang ditawarkan dalam konsep paper dari University of Washington ini akan hemat energi sehingga lebih murah bagi penggunaan masal.