PEMASANGAN PENTINGNYA CHILD THEME TEMPLATE

0
121

Child Theme berawal dari sejarah penggunaan WordPress (WP) pada tahap masa awal WordPress mulai banyak dipergunakan.

Pada awalnya WordPress seperti saat ini selalu mengeluarkan update sehingga akan berdampak juga perlunya update atas pluggin dan theme atau template.

Banyak pengguna theme yang memiliki pengetahun yang cukup terkait setting tampilan pada theme menerapakan ebebrapa perubahan baik terhadap warna, jenis dan ukuran fonts sehingga tampilan berbeda. Banyak juga yang menerpakan yang jauh lebih rumit seperti merubah tampilan, posisi dan ukuran widget. Theme yang diubah ini (customized) tentu memerlukan wkatu dan usaha yang tidak sedikit.

Script WordPress Skets Logo dan Site Making Membuat website

Pada masa awal WP ini, sewaktu theme update maka perlu untuk diterapkan pada website terkait. Sewaktu update theme diterapkan (untuk menghindari titik rentan hacker atau untuk membuat kinerja loading lebih baik) maka setting khusus yang terdapat pada theme yang sudah customized menjadi hilang kembali ke awal atau berantakan.

Sesudah terjadi masa demikian, menjadi pembicaraan khusus bagi konseptor dan praktisi WP. Dari permasalahan ini diciptakan konsep Frame work.

Dalam konsep frame work ini, dibuat rujukan bahwa suatu theme original menjadi acuan utama terutama dari segi fungsi dan identitas atas tampilan dan aturan didalamnya.

Theme yang menjadi acuan frame work ini bisa dirubah atau tidak (sebaiknya tidak) kemudian untuk memfasilitasi keperluan orang yang ingin customized theme original ini dibuatkan konsep turunan dari frame work utama dan konsep turunan dari theme utama yang bisa diubah ini disebut Child Theme. Child theme ini pada prinsipnya adala copy sejenis dari frame work utama (bisa disebut Parent Theme).

Dari konsep perlu atau tidaknya Child Theme jawaban yang mutlak adalah perlu.

Bagaimana membuat Child Theme?

Ada banyak guidance dari Google jika anda tertarik membuat secara manual. Jika tidak mau rumit dan ingin cepat maka cukup menggunakan Plugin, sesudah mencoba beberapa maka yangmenjadi rekomendasi adalah: One-Click Child Theme dibuat oleh tychay.

Keuntungan menggunakan Child Theme:

 

  • Fungsi utama sudah terdapat pada Parent Theme jadi anda tinggal fokus ke customized;
  • Cenderung lebih mudah di-develop, menggunakan parent theme yang bagus terutama bawaan dan gratisan dari WP berarti kehandalan theme dijamin;
  • Untuk upgrades tidak usah takut hilang hasil dari customized.

Kerugian menggunakan Child Theme:

  • Perlu waktu tersendiri untuk memahami maksud dari script. Beberapa script gratis dan banyak dari google terutama untuk parent theme yang bawaan WP seperti twenty fifteen dll. Terkadang code customized tidak ada dan ini masalah utama bagi orang non-IT;
  • Adanya code yang tidak diperlukan (dalam Parent Theme) berarti menjadi beban loading;

Jika anda memiliki banyak theme dari child theme atau parent theme maka untuk menghapusnya bisa mengunakan referensi berikut: https://www.lembar.info/menghapus-child-theme-atau-template-wordpress/