PENERIMA NOBEL TANDATANGAN AGAR GREEN PEACE BERHENTI

0
120

Genetically Modified Organisms atau GMO banyak dikembangkan dewasa ini baik terhadap hewan atau tumbuhan. Ayam masa depan atau ayam yang cocok untuk dikonsumsi di masa depan baru-baru ini juga dikembangkan di Inggris.

Ayam masa depan ini seperti produk GMO selalu memiliki kelebihan dibanding ayam standar yang ada saat ini. Khusus terkait ayam masa depan ini masih diperlukan beberapa penelitian lebih lanjut mengenai bagaimana sebaiknya bagi konsumsi manusia. GMO masih memiliki beberapa hal yang perlu didalami dan saat ini banyak scientist yang tertarik untuk memastikan hal tersebut.

Sudah tentu banyak pihak yang sangat menaruh perhatian terhadap GMO ini karena memang barang baru dan belum terbuka sepenuhnya bagaimana sebetulnya produk atau barang GMO ini jiga dikonsumsi manusia. Greenpeace termasuk pihak yang sangat menaruh perhatian terhadap produk GMO.

Greenpeace secara khusus sebetulnya menentang keputusan agar produk GMO terutama padi yang sudah mengalami GMO (Padi GMO) agar mulai dikonsumsi manusia. Greenpeace secara khusus menyebut produk GMO sebagai  Problem: Our Food System is Broken.

Penentangan dari Greenpeace sudah tentu penting dan mendapat perhatian banyak pihak sebagaimana biasanya. Bagi orang awam pendapat Greenpeace sangat berpengaruh besar karena dianggap menjadi wakil pendapat umum.

Penentangan Greenpeace terkait produk dari GMO mendapat masukan yang cukup keras dari penerima hadiah Nobel.

Lebih dari 100 orang penerima hadiah nobel secara bertahap selalu bertambah menentang keputusan Greenpeace untuk menghentikan penggunaan GMO.

Greenpeace Spain GE campaigner Juan Felipe Carrasco (arm in the air) joins the demonstration for a GE-free future of farming and food. Farmers, environmentalists and consumers from all over Spain demonstrate in Madrid under the slogan "GMO-free agriculture." They demand the Government to follow the example of countries like France, Germany or Austria, and ban the cultivation of GM maize in Spain.
Gambar diambil dari situs Greenpeace.

Penerima hadiah nobel ini meminta agar Greenpeace berhenti menentang penggunaan produk GMO terutama bagi Padi GMO.

Apakah itu Genetically Modified Organisms atau GMO?

Suatu genetically modified organism atau GMO adalah suatu organisma hidup yangmana ada bagian dari materi genetiknya sudah diubah dengan cara teknik genetik (genetic engineering techniques).

GMO pada prinsipnya adalah produk hewan atau tumbuhan yang sudah diubah beberapa sifatnya secara genetik dan perubahan genetik yang terjadi biasanya dengan kelebihan dari keadaan awal dari produk tersebut.

GMO bisa didapat dengan penambahan sifat tertentu dari mahluk organisme lain yang kadang tidak berhubungan dengan organisme tersebut.

Kenapa dikembangkan Genetically Modified Organisms atau GMO?

Pada awlanya GMO merupakan cara teknik genetik untuk mencoba mengobati suatu kekurangan tertentu dan dakhirnya dipakai untuk melakukan tran-genetik, suatu hal mirip persilangan genetik bagi suatu sifat pada organisme tertentu.

Padi pada prinsipnya tidak secara khusus mengandugn vitamin A. Sebagai contoh Padi GMO yang saat ini sedang disuarakan oleh para penerima nobel adalah padi dengan sifat tambahan mengandung vitamin A.

Pada GMO ini cocok bagi penduduk di Afrika dan negara Afrika Tenggara lainnya yang mana penduduknya pada kekurangan vitamin A.

Bagi organisme lain dikembangkan sifat tahan penyakit seperti pada ayam jenis tertentu ditambahkan agar tahan penyakit Flu Burung.

ayam sakti ayam modifikasi genetik genetis ayam jago jagoan tahan penyakit 3

Khusus terkait Pagi GMO ini disebut juga dengan Golden Rice karena ada jenis padi tersebut yang berwarna kuning hampir seperti kuning seperti terkena wortel.

Apakah aman mengkonsumsi atau memakan Genetically Modified Organisms atau GMO?

Apakah Genetically Modified Organisms atau GMO berbahaya?

Berdasar situs Para Pendukung Penerima Hadiah Nobel didapat kesimpulan bahwa GMO pada prinsipnya sejauh ini tidak berbahaya.

Scientific and regulatory agencies around the world have repeatedly and consistently found crops and foods improved through biotechnology to be as safe as, if not safer than those derived from any other method of production. There has never been a single confirmed case of a negative health outcome for humans or animals from their consumption. Their environmental impacts have been shown repeatedly to be less damaging to the environment, and a boon to global biodiversity.

Tidak ada bukti berbahaya bahwa GMO dan keturunannya bisa membuat manusia terganggu. Bahkan menurut para penerima nobel ini (pada tanggal 30 Juni 2016) didapat bahwa dampak terhadap lingkungan cenderung lebih ringan dibanding produk sejenisnya. GMO terutama Padi GMO seharusnya tidak ditentang penggunaannya.

Para penerima Nobel malah meminta agar Greenpeace juga secara umum tidak menentang penggunaan GMO bagi produk lainnya baik bagi hewan, buah atau tumbuhan.

WE CALL UPON GREENPEACE to cease and desist in its campaign against Golden Rice specifically, and crops and foods improved through biotechnology in general;

WE CALL UPON GOVERNMENTS OF THE WORLD to reject Greenpeace’s campaign against Golden Rice specifically, and crops and foods improved through biotechnology in general

Diperkirakan terdapat kesalahan pengertian dari berbagai pihak terkait resiko, keuntungan dan dampak dari produk GMO.

Para penerima Nobel ini memperkirakan kebutuhan akan pangan secara khusus terhadap makanan berserat dan pangan lainnya akan diperlukan hingga dua kali suplai pada tahun 2050 berdasar klaim PBB (United Nations Food & Agriculture Program).

Kebutuhan terhadap makanan ini kemungkinan hanya akan optimal dipenuhi oleh produk GMO.

Para penerima Nobel ini secara kuhus meminta agar semua pihak mengentahui bahwa cara untuk mengurangi kematian dan gangguan karena kekurangan vitamin A bisa dipenuhi dengan produk Golden Rice atau Padi GMO. Dipercaya bahwa dampak penggunaan Padi GMO ini akan sangat berguna bagi penduduk Afrika dan Afrika Tenggara.

Diperkirakan bahwa pada saat ini ada sekitar 250 juta orang yang terkena Vitamin A deficiency atau VAD atau kekurangan vitamin A. Berdasar data statistik dari UNICEF. Dampak dari VAD ini ada sekitar 1 hingga 2 juta orang meninggal pertahunnya padahal seharusnya bisa dihindari. Hal ini terutama terjadi kepada anak-anak dan bayi dimana kekuatan tubuh (immune) berkurang.

Secara khusus berdasar data Statistik UNICEF juga diperkirakan sekitar 250 ribu hingga 500 ribu anak secara umum pertahun menderita kebutaan. Setengah dari data tersebut meninggal sesudah kehilangan penglihatan dalam 12 bulan berikutnya.

Terkait himbauan terhadap konsumsi Padi GMO ini kemudian Greenpeace juga memberikan jawaban.

“Accusations that anyone is blocking genetically engineered ‘Golden’ rice are false. ‘Golden’ rice has failed as a solution and isn’t currently available for sale, even after more than 20 years of research. As admitted by the International Rice Research Institute, it has not been proven to actually address Vitamin A Deficiency. So to be clear, we are talking about something that doesn’t even exist.

Tuduhan bahwa setiap orang menentang penggunaan Golden Rice adalah palsu bahkan Golden Rice sendiri tidak ada saat ini dan tidak diperjual belikan hingga sesudah 20 tahun sesudah penelitiannya. Greenpeace menyebut bahwa barang tersebut bahkan tidak ada dalam kenyataannya.

Greepeace menyebut bahwa mereka sangat peduli dengan penggunaan Golden RIce sebagai solusi. Golden Rice terindikasi tidak disambut gembira bagi warga lokal karena juga solusi lain yang aman dan tersedia bisa didapat disana.

Greenpeace bersedia bekerja sama baik dengan LSM atau pihak Philantropist yang tertarik bagi pengembangan dan pencarian solusi bagi masalah pangan.

 

Jadi sebetulnya mana yang benar ya? Anda ada pendapat?

 

Berita diambil dari situs GREENPEACE, situs Greenpeace atas Penerima Nobel

dan situs Support Precision Agriculture.