PERTANIAN MODERN BELGIA BERWARNA UNGU MELO

0
50

PERTANIAN DI LOKASI TERBATAS akan menantang dan membuat ide kreatif berkembang. Pertanian seperti ini akan menggunakan metode yang sebelumnya tidak dibuat dalam skala komersial, mungkin metode pertanian seperti di lab dengan skala yang besar.

Pertanian di dalam kota atau pertanian di gurun membuat tantangan semakin besar karena lahan dan sumber daya yang diperlukan terbatas.

Apa yang dilakukan jika sumber daya pertanian terbatas?

Pertanian berubah menjadi warna Ungu. Ini salah satu solusi.

pertanian-modern-belgia-vandecruys-waregem-belgium-urban-crops-ok

Kenapa berwarna Ungu? Kenapa bukan Kuning (Sinar Matahari)?

Pertanian dalam keadaan lahan terbatas maka konsep pertanian menjadi bertingkat di dalam kontainer tebatas (dalam gedung – seperti hanggar).

Pertanian vertikal tidak akan mendapat sinar matahari yang cukup sehingga harus ada sumber sinar untuk mendorong pohon berfotosintesis. Cara terbaik untuk sumber fotointesis adalah sinar lampu.

Sinar lampu terbaik untuk mendorong fotosintesis berdasar penelitian didapat perpaduan dari warna merah dan Biru, sehingga bernuansa melo.

Apa keuntungan pertanian melo ini?

Ada keuntungan lain dari teknologi saat ini yang semakin murah, lampu led lebih unggul dari lampu biasa (lampu pijar), lampu led lebih tahan lama dan tidak menimbulkan panas. Keuntungan tidak ada radiasi (relatif sangat kecil) maka lampu bisa menempel dekat ke pohon dan kontainer vertikal bisa banyak.

Keuntungan lain adalah bersih. Kontainer adalah lingkungan tertutup sehingga sangat kecil adanya kuman atau musuh pohon masuk merusak. Tidak perlu pestisida atau orang-orangan di sawah.

Keuntungan lain, berdasar pengalaman Urban Crops, panen dari pertanian seperti ini lebih cepat dibanding pertanian biasa.

Urban Crops memiliki pengalaman yang lebih mantap lagi, menurut Urban Crops pertanian bisa diatur hingga ke rasa panen yang ingin didapat. Nutrisi pohon, cahaya dan setting tertentu akan membuat pohon memiliki rasa yang bisa diatur.

Kenapa pertanian seperti ini tidak di terapkan di Jakarta yang lahannya sempit?

Betul Jakarta sudah padat, tetapi beberapa kilometer dari Jakarta masih ada Bekasi dan Bogor/Depok yang bisa dipakai sebagai lahan pertanian.

 

Referensi berasal dari situs AGRITECTURE dan situs Google Plus Urban Crops.