PERUSAHAAN INI MEMBIARKAN ANDA LIBUR TIDAK TERBATAS

0
107

LIBUR berkerja di perusahaan Indonesia tidak ada yang menerapakan bebas tanpa batas saat ini. Berbeda cerita di Amerika, beberapa perusahaan memberikan libur secara tidak terbatas.

Anda menggunakan Netflix? Perusahaan ini baru saja memperkenalkan layanan di Indonesia. Netflix Indonesia sepertinya belum/tidak menerapkan aturan ini.

Netflix pada kegiatan bisnisnya menyediakan layanan entertainment dengan melakukan streaming/layanan akses bagi menonton film dan layanan hiburan video yang bisa diakses bebas (jika anda memiliki koneksi internet) dan terdaftar sebagai pengguna/member.

Sebelumnya Netflix memberikan layanan peminjaman film melalui jasa pos (pesanan video atau film yang dipinjam diantar melalui jasa pos). Mulai berubah pada tahun 2007 menggunakan internet dan merambah Kanada kemudian meluas keberbagai tempat. Hingga ke Indonesia juga.

As far as I can tell, this hasn’t hurt Netflix one bit. Since instituting the policy, it’s grown its market cap to over $51 billion.

Perusahaan ini menerapkan ketentuan libur tanpa batas ini dari tahun 2004 dan tidak membuat Netflix terganggu bahkan kinerja perusahaan melejit hingga menambah market cap hingga bernilai 51 miliar USD.

We’re now operating in a participation economy, where people are measured and paid for what they produce. 

Netflix menitik beratkan kepada produk yang dibuat oleh pekerjanya dan tidak akan mengukur waktu bebas pekerja

Perusahaan lain bernama SEMCO sebetulnya menerapkan hal ini lebih awal sekitar 30 tahun yang lalu.

Ricardo Semler, the son of the company’s founder, realized that the schedule he was keeping was slowly killing him, and that if it could kill him, then it could kill his employees too. So, he made the radical decision to do away with schedules, sick days, and vacation time.

Sederhana, anak dari pendiri perusahaan menyadari bahwa jadwal pekerjaan bisa membunuh dia sehingga dia juga sadar bahwa hal ini bisa membunuh karyawannya. Kemudian kebijakan libur tanpa batas diambil.

Semco menemukan bahwa disaat bersamaan, pekerja dari perusahaan terssebut sebetulnya lebih produktif dan lebih loyal terhadap perusahaan. Pertumbuhan positif yang nyata tidak hanya pertumbuhan pendapatan.

…When Semler first instituted this policy in 1981, Semco was just a $4 million company. It’s now worth over $1 billion.

Pada saat keputusan kebijakan libur diambil, saat itu Semco bernilai 4 juta USD dan saat ini bernilai sekitar lebih dari 1 miliar USD.

KUNJUNGI halaman depan kami, WWW.LEMBAR.INFO bookmark dan anda mendapat berita update entrepreneur, blog & tech setiap hari.

Berita diambil dari FORBES.