Release untuk Google Angular 2

0
214

Angular 1 hampir tidak terdengar perkembangannya setelah pada kisaran tahun 1990an oleh engineer di Netscape.

Angular 1 terkenal karena secara sederhana dan ringan bisa memodifikasi atau membuat aplikasi dari browser berdasar Javascript.

Dewasa ini Javascript sudah berkembang menjadi hal yang lebih besar lagi hampir mencakup semua keperluan browser dan bahkan gadget. Kemampuannya bisa dipakai untuk membuat aplikasi baik untuk iPhone atau Android ke server dimana aplikasi ini bersumber. Dengan membuat aplikasi di browser dan dari platform manapun dan bisa disebut dari satu sheet area kerja atau single-page-application.

Sebetulnya Angular ini berasald dari kata AngularJS. Saat ini berdasar server JavaSrcipt penggunaan AngularJS dipakai dalam 8400 situs yang besar seperti NBC, Intel, ABC News dan diperkirakan masih adalagi sekitar 1 juta situs dalam uji coba. Applikasi Angular/AngularJS ini bisa untuk framework client-side model–view–controller (MVC) dan model–view–viewmodel (MVVM).

Google pertama kali secara khusu bersentuhan dengan Angular sewaktu membuat project bernama Google Feedback.

faktor gambar rangking urutan google rangking illustration logo website google-ranking-factorsssss

Google Feedback ini ternyata sangat kompleks bahkan dalam 6 bulan pembuatannya masih belum selesai. Salah seorang member dari project tersebut menyebutkan bahwa metode Google Feedback harus diubah menjadi lebih ringkas dengan menggunakan suatu platform open-source. Orang tersebut adalah Misko Hevery dan Hervey ini memperkirakan akan perlu 2 minggu jika menggunakan open-source yang dia pakai selama ini sebagai hobi.

Open-source yang dimaksud oleh Hevery adalah AngularJS atau kemudian disebut Angular. Kemudian setelah mempergunakan Angular, pekerjaan selesai dalam 3 minggu (dibanding 6 bulan yang tidak selesai).

Saat ini, Google bermaksud untuk mendorong penggunaan JavaScript lebih besar terlihat dengan mengeluarkan Angular 2 versi beta.

Angular 1 pada prinsipnya mampu membuat aplikasi dari browser tapi Angular 2 tidak hanya di browser, seperti yang disebutkan pada bagian awal, anda bisa membuat aplikasi melalui platform iPhone atau Androids. Secara umum biasanya kedua platform ini ada perbedaan mendasar.

Google mengeluarkan versi beta karena Google sudah pede bahwa Angular 2 sudah bisa dipakai untuk pengembangan atau pembuatan aplikasi sebagaimana Google sudah lakukan pada versi Adword terbaru walaupun Google masih menerima major feedback (jika ada) untuk pengembangan lebih lanjut.

Menurut Hevery  Angular bahkan sebenanrya bisa dipakai untuk aplikasi web atau aplikasi yang sangat besar sekali walaupun terkesan berdasar dari framework yang hanya bisa dibut dalam one sheet page (single-page-application). Walaupun browser based, Angular juga bisa dipakai untuk membuat game yang saat ini berkembang tanpa diduga sebelumnya bahkan oleh Hevery.

Untuk penggunaan aplikasi besar dalam AdWords, sebagai contoh Angular diapakai untuk DoubleClick. Google juga menerapkannya pada YouTube Leanback, yang juga tersedia pada PlayStation. Dengan pemakaian ini, Youtube bisa ditonton pada TV. Menurut Hevery,  [Google] App Engine consoles juga menggunakan Angular.

Sesudah resmi Angular 2 dilepas, banyak yang tertantang menggali lebih lanjut penggunaanya apalagi dikembangkan oleh Google dikepalai oleh orang yang memang memahami mendalam tentang Angular, menjadi jaminan tersendiri tentang kehandalannya.

 

Berita diambil dari berbagai sumber, gambar diambil dari link: https://angular.io/