SIDEWALK APPS GOOGLE UNTUK MENGHINDARI MACET

0
201

SIDEWALK LABS adalah nama startups yang baru dipisah dari Google. Google mulai memisahkan antara core dan bisnis baru dibawah naungan Alphabet. Startups ini akan memberikan solusi untukmenghindari macet.

SIDEWALKS LAB GOOGLE TRAFFIC JAM ALAT MENGHINDARI MACETSidewalk Labs meluncurkan produk baru minggu kemarin, Apps tersebut bernama Flow. Apps ini sebetulnya disiapkan untuk mobil otomatis, modil driverless.

Sidewalk Labs is teaming up with USDOT and its 7 Smart City finalists to design Flow, a transportation coordination platform that uses analytics and messaging to help cities work with citizens to increase the efficiency of road, parking and transit use, improving access to mobility for all.

Dalam menerapkan Flow ini, Team Sidewalk Labs bekerja sama dengan USDOT (United State Department of Transportation).

Untuk sementara hanya diterapkan di Amerika terlebih dahulu.

 

Langkah pertama untuk mencoba Flow akan diterapkan kepada kota yang siap dengan konsep sistem jalan darat yang paling bagus. Pemilihan kota ini dilakukan dengan nama Smart City contest.

Minggu kemarin juga, DOT (USDOT) sudah mengumumkan kota yang masuk menjadi finalis Smart City Contest yaitu Austin, Denver, Pittsburgh, San Francisco, Columbus, Kansas City, dan Portland. Setiap kota ini berhak uang persiapan senilai 100 ribu USD. Pemenangnya akan diberi hadiah sebesar 40 juta USD sebagaimana akan diumumkan pada bulan Juni 2016.

Sidewalk Lab meluncurkan Flow tidak hanya berupa aplikasi di handphone tetapi juga bahwa aplikasi ini untuk memberikan solusi perlu input lapangan. Input lapangan ini yang akan dipasang pada kota terbaik untuk percobaan.

SIDEWALKS LAB GOOGLE TRAFFIC JAM ALAT MENGHINDARI MACET 3

Percobaan skala terbatas akan dilakukan di New York hanya saja menunggu ijin untuk pemasangannya. Sesudah ijin didapat, Sidewalk Lab akan perlu memasang WiFi dan sensor pada titik-titik tertentu untuk memberikan gambaran kepadatan jalan hingga lokasi yang tersedia untuk parkir. Data dan respon yang terjadi akan real-time dan sesuai keadaan sebenarnya.

Mobil otomatis dan Flow akan menajdi sistem yang terintegrasi dan siap untuk memberikan yang terbaik bagi penggunanya.

Perlu dicatat bahwa sistem ini hanya memberikan alternatif untuk rute dan sensor tambahan bagi mobil, aplikasi ini tidak membuat infrastruktur lebih baik. Misal seperti kota-kota di Bandung atau Jakarta, sistem jalan yang memang semikian adanya dengan volume mobil yang melimpah tidak membuat aplikasi ini jauh lebih baik jika digunakan.