TIKET KE MARS HANYA SEKITAR 200 RIBU USD – SPACEX

0
56

ELON MUSK baru saja menerangkan bahwa maksud mengumpulkan kekayaan dari berbagai sumber seperti Paypal, Tesla, SpaceX dan juga Tesla pada prinsipnya karena ada mimpi untuk membuat perjalan dan tinggal di Mars menjadi murah.

Sejauh ini setidaknya Elon Musk bisa membuktikan bahwa perjalan bolak-balik ke luar angkasa jauh lebih murah, diskon besar-besaran bisa hingga berlipat (Elon Musk menyebutkan bahwa membuat roket Falcon pada kisaran 60 juta USD dan biaya bahan bakar pada kisaran 900 ribu USD – berbeda dengan konsep sebelumnya setiap peluncuran roket maka badan roket dan semua bagian dibuat ulang).

Cara lama untuk perjalan ke luar angkasa saat ini dalam kisaran biaya sekitar 450 juta USD hingga 1.5 miliar USD.

Elon Musk menjelaskan bahwa konsep roket penggunaan berulang agar perjalanan ke Mars menjadi masal dan murah. Konsep yang berbeda dengan Lockheed Martin – NASA atau juga dengan konsep pesawat VULCAN.

Dengan cara lama, diperkirakan menurut Elon Musk akan membutuhkan biaya hingga sekitar 10 miliar USD untuk mengirim 12 astronot dengan cara baru bisa diubah menjadi jauh lebih murah. 1 orang 200 ribu USD, sangat kontras.

Tiket 1 orang 200 ribu USD ini memiliki syarat yaitu setidaknya ada 1 juta orang booking tiket ke Mars dengan roket ulang-alik dipakai ulang. Ini juga jadi catatan penting. Mungkin banyak orang akan daftar tapi tidak tertarik untuk didaftar bagian belakang, sewaktu roket sudah berapa ratus kali dipakai.

Konsep yang ditawarkan jauh lebih revolusioner, perjalanan ke Mars bisa dipercepat hingga menjadi sekitar 80 hari dan perjalan bisa mengirim sekitar 100 – 200 orang penumpang untuk berlibur di Mars. Dan kembali lagi tentunya.

Semakin cepat perjalan di luar angkasa, kemungkinan akan semakin baik karena resiko perjalan menurun. Tetapi mengurus 100 orang di luar angkasa berbeda dengan di Bumi.

Untuk perjalanan pulang, pembangkit listrik matahari (solar panel) akan dibuat untuk meng-ekstrak Methane dan Air.

Mungkin penumpang pertama akan menjadi penumpang yang paling aman karena roket masih baru. Disisi lain penumpang ini harus engineer dan harus mendapat diskon karena mereka harus membangun Mars untuk pertama kali agar peralatan balik ke Bumi siap bagi mereka dan bagi penumpang berikutnya.

Disana mungkin hiburan selain selfie di permukaan tanah merah, seperti di Gunung Papandayan mungkin juga melihat konser robot menyanyi.