UPDATE YAHOO DAN TEKNOLOGI ARTIFICIAL INTELLIGENT

0
179

Yahoo saat ini sedang dalam keadaan galau. Sebagai pengguna yahoo dan fans berat yahoo (awal internet berkembang dan email awal adalah yahoo hingga sekarang masih diapakai) keadaan galau Yahoo patut diikuti. Anda juga mungkin pemilik saham Yahoo pasti sedang mengikuti bagaimana kondisi Yahoo sekarang.

Kabar baiknya saham Yahoo terlihat naik ketika isu spin off diisukan. Sebetulnya ada kabar baik lain dari Yahoo.

Kabarbaiknya bukan tentang kasus Gading Gajah atau revisi Buku Tahunan dari Marissa Mayer atau tentang merger Yahoo dengan Pembeli besar misal dengan Google.

Yahoo memiliki Artificial Intelligent (AI) yang sedang digemari oleh para user karena terbuka, boleh dimodifikasi juga. Yahoo membolehkan perusahaan besar dan researcher untuk memodifikasinya.

AI bernama CaffeOnSpark

Yahoo mengeluarkan AI bernama CaffeOnSpark yang bisa belajar seperti DeepMind milik Google yang sudah berlatih dengan keras menjadi pemain game yang handal.

5 Maret 2016 ini, Yahoo membuka core dari CaffeOnSpark di GitHub tempat para developer sharing software dan core.

Apakah CaffeOnSpark?

CaffeOnSpark is designed to be a Spark deep learning package. Spark MLlib supported a variety of non-deep learning algorithms for classification, regression, clustering, recommendation, and so on. Deep learning is a key capacity that Spark MLlib lacks currently, and CaffeOnSpark is designed to fill that gap. CaffeOnSpark API supports dataframes so that you can easily interface with a training dataset that was prepared using a Spark application, and extract the predictions from the model or features from intermediate layers for results and data analysis using MLLib or SQL.

CaffeOnSpark adalah AI yang bisa memiliki kemampuan belajar (sebagaimana AI) dan membawa hasil belajarnya dalam database, cara belajar CaffeOnSpark berdasar dari framework (bernama Caffee) dan berdasar data besar yang berada dalam framework lainnya (bernama Apache Spark dan framework Apache Hadoop).

CaffeOnSparkmemiliki kemampuan berpikir, belajar dengan dasar data yang terkumpul sehingga CaffeOnSpark bisa membuat atau melakukan latihan dan pengujian sendiri.

 

Yahoo sendiri menyebutkan bahwa CaffeOnSpark sebelumnya menunjukan hasil yang memuaskan dalam melakukan pengenalan gambar yang dilakukan di Flickr.

Dalam penggunaan di Flickr, Yahoo melatih CaffeOnSpark untuk tidak tergantung kepada deskripsi, nama atau identitas yang dicantumkan oleh uploader. Yahoo melatih CaffeOnSpark untuk mengenali feature foto seperti warna, garis atau object dasar seperti hewan atau tumbuhan.

Data base besar diperlukan agar CaffeOnSpark bisa mengenali objeck dengan cepat dan tepat, misal untuk memperbaiki hasil identifikasi gambar kucing maka berbagai dan sebanyak mungkin input data (gambar/ujicoba/latihan dari input data) terkait kucing.

Yahoo banyak kejutan dari akhir tahun 2015 hingga awal tahun ini. Tidak hanya Marrisa Mayer yang memiliki kejutan dengan buku merahnya, para ahli coding Yahoo juga memiliki kejutan yang serius.