USB DATA STORAGE MASA DEPAN DITULIS PADA DNA

0
113

DNA adalah mesin yang luar biasa. Pesan terkait design, rancangan dan hasil akhir tubuh anda ada pada bagian yang sangat kecil, lebih kecil dari setetes air. Pada ukuran terpasang normal suatu potong DNA berukuran sekitar 1.8 nm – 2.3 nm. DNA sendiri merupakan untaian informasi yang sangat panjang (bisa sekitar 4 kali panjang bumi ke matahari jika di-untai memanjang), mungkin perlu posting khusus terkait keajaiban ukuran dan sifat DNA ini.

Dari ukuran yang sangat kecil ini, DNA memiliki kemampuan menyimpan data yang super duper besar, tidak heran jika beberapa scientist berpikir untuk mencoba menyimpan data pada DNA.

DNA memiliki kemampuan menyimpan dan menjaga kode yang tertulis dengan aman dan rapi, sebagai perbandingan ukuran 10 ribu Gigabytes merupakan tumpukan iPhone yang banyak (satu hardisk iPhone terbesar saat ini berukuran 64 GB, perlu dicatat juga kemampuan menjaga isi pada hardisk saat ini diperkirakan mampu aman tersimpan hingga ribuan tahun (siapa juga yang nanti mau pakai kalau dipikir-pikir).

Kemampuan DNA jauh diatas hal tersebut (bagi hardisk jaman sekarang seperti pada iPhone). DNA mampu meyimpan data hingga 10 ribu GB pada ujung tetes air sekitar ukuran ujung hitam pensil anda (pada percobaan di Universitas Washington ukuran data untuk 10 GB hanya sebesar ujung merah pada gambar profile pada bagian tas posting ini).

Hal tersebut diujicobakan di University of Washington yang berkerja sama dengan Microsoft dan bisa terbukti sebagai hal yang mungkin dilakukan. Paper lengkap terkait hal tersebut bisa dibaca disini.

DNA juga diperkirakan mampu meyimpan data aman hingga ratusan ribu tahun hingga bahkan sekitar 700 ribu tahun.

Prinsip kerja dari sistem ini adalah merubah sistem pembacaan data dari 0 dan 1 menjadi perubahan pada bagian DNA agar sesuai dengan cara identifikasi pada DNA dengan uraian A, G, T dan C. Dimana A adalah Adenin, C adalah Sitosin, T adalah Timin dan G adalah Guanin.

Percobaan oleh Universitas Washington ini bisa dijalankan dua arah baik untuk menulis atau mengurai kembali tulisan yang disimpan pada DNA. Teknologi penyimpanan baru sudah dimulai.

Berita dari berbagai sumber dan gambar diambil dari situs WASHINGTON EDU (University of Washington).