VAULT, YEAR ZERO DAN ZERO DAY ADALAH KODE WIKILEAKS ATAS HACKING CIA

0
9

WIKILEAKS tidak berhenti memberitahukan warga dunia mengenai keamanan data bahkan keamanan data terhadap pemerintah Amerika. Saat ini Wikileaks meluncurkan program baru mengenai peringatan teknologi digital.

Wikileaks akan memulai membocorkan data penting atas tindak-tanduk CIA dalam memata-matai warga dunia, kumpulan bocoran data ini akan disebut dengan Vault 7.

Today, Tuesday 7 March 2017, WikiLeaks begins its new series of leaks on the U.S. Central Intelligence Agency. Code-named “Vault 7” by WikiLeaks, it is the largest ever publication of confidential documents on the agency.

Bocoran Vault 7 akan menjadi bocoran data intel yang terbesar (kita lihat nanti sebesar apa data ini dibanding Panama Paper).

Year Zero akan menjadi series dari runutan data yang diluncurkan oleh Wikileaks, demikian runutan kumpulan data ini dinamakan oleh Wikileaks.

Year Zero sendiri akan merupakan kumpulan dari 8761 dokumen dari data intel tingkat tinggi dan bahkan didapat langsung dari Center for Cyber Intelligence yang berada di markas besarnya CIA di Langley, Virgina.

Sebelum data ini diluncurkan oleh Wikileaks, baru-baru ini terjadi kehebohan karena semua (atau sebagian besar) perangkat software untuk memata-matai termasuk malware tidak dapat dikendalikan oleh CIA.

Kontrol data diluar kendali CIA ini membuat banyak data berseliweran bahkan sebagian data didapat oleh Wikileaks dari kontraktor atau pihak rekanan CIA sendiri.

Year zero sendiri akan berisi detail kegiatan intel Amerika dalam mengumpulkan data yang didapat dari berbagai perangkat seperti iPhone, Androids dan TV Samsung.

“Year Zero” introduces the scope and direction of the CIA’s global covert hacking program, its malware arsenal and dozens of “zero day” weaponized exploits against a wide range of U.S. and European company products, include Apple’s iPhone, Google’s Android and Microsoft’s Windows and even Samsung TVs, which are turned into covert microphones.

Sebagaimana disebut pada bagian awal, data bocoran Year Zero didapat dari Virginia Amerika. Sebagai tambahan, Wikileaks menyebutkan kejutan lain bahwa pangkalan data baru juga terdapt di belahan Eropa.

In addition to its operations in Langley, Virginia the CIA also uses the U.S. consulate in Frankfurt as a covert base for its hackers covering Europe, the Middle East and Africa.

Di Jerman juga terdapat pangkalan hacker CIA untuk area kerja Eropa, Timteng dan Afrika. Tidak jelas area Asia dipegang di pusat hackers mana.

Wikileaks tidak menyebutkan solusi atas tindak-tanduk CIA menerobos semua batas personal dan harus dipertimbangkan bisa memasuki setiap perangkat digital.

 

 

Anda mungkin harus kembali berpikir dengan jernih bahwa solusi murah dan mudah bisa dilakukan dengan menggunakan kembali TV Radia Transistor, Nokia 1110 dan lampu petromak.

Apa solusi terbaik menurut anda?