VISA DAN IJIN TINGGAL DI AMERIKA? LEWAT STARTUPS BISA?

0
205

Amerika menjadi negara yang paling menarik bagi orang pintar, memiliki ide dan ingin sukses finansial. Sepertinya sebutan Mimpi Amerika atau Negara yang Memberi Perubahan (kehidupan finansial) terbukti setidaknya bagi pendiri startups dan pendiri unicorns.

The research finds that 51 percent, or 44 out of 87, of the country’s $1 billion startup companies had at least one immigrant founder. This illustrates the increasing importance and contributions of immigrants to the U.S. economy. A 2006 study conducted with the National Venture Capital Association (NVCA) identified an immigrant founder in 25 percent of venture-backed companies that became publicly traded between 1990 and 2005, while a 2013 NVCA study found immigrants started 33 percent of U.S. venture-backed companies that became publicly traded between 2006 and 2012.

 

 

 

 

 

 

 

 

Unicorns menjadi salah satu penggerak ekonomi Amerika dimana 51% diantaranya dibuat oleh immigrant dan 78% lainnya dimotori oleh immigrant (posting terkait hal tersebut ada disini).

Para think-tank di Amerika menyadari hal ini dan sedang mengajukan usulan baru bagi aplikasi dan kelonggaran visa untuk menetap di Amerika bagi ‘skilled applicant’ atau ‘calon entrepreneur sukses’. Think-tank di Amerika bukan berisi anggota dewan keparat yang merusak kinerja dan sistem yang bersih tapi memang berisi orang kompeten dan nirlaba yang berpikiran jernih. Think-tank ini bergabung dalam organisasi NFAP (National Foundation for American Policy) berpusat di Arlington.

kondisi visa

Dalam usulannya, fresh-grad atau skilled immigrant ini akan bisa tinggal di Amerika selama 2 tahun sesudah lulus sekolah.

Jika berhasil bekerja dan atau mendirikan usaha sehingga bisa disebut entrepreneur maka bisa mendapat ijin tinggal yang lebih lama.

Can gain temporary status as entrepreneur if attracts $100,000 in
“qualified” investments, such as from a venture capitalist, or if the alien has created at least 3 “qualified” jobs and generated at
least $250,000 in revenue.

Definisi entrepreneur juga dibuat dengan syarat khusus dimana bisa menciptakan pekerjaan setidaknya berjumlah 3 pegawai berkualifikasi dan mendapat revenue (penghasilan perusahaan) setidaknya 250 ribu USD.

Dalam kondisi lain, jika sebagai mahasiswa bisa membuat usaha dan menarik modal tambahan dari investor sebesar 100 ribu USD maka otomatis berhak mendapat visa 1 tahun (dan bisa diperpanjang hingga 4 tahun dengan persyaratan tambahan yang dipenuhi).

Kondisi tambahan hingga mendatangkan investasi senilai 500 ribu USD juga membuat immigrant dapat berhak mendapat visa (dan bisa diperpanjang hingga 2 tahun dengan persyaratan tambahan yang dipenuhi).

Kondisi diatas dengan persyaratan penanaman modal dan perkembangan revenue ini diperkirakan akan mendatangkan pekerjaan bagi Amerika.

Beberapa kondisi akan mendatangkan pekerjaan dari 65 ribu hingga 200 ribu pekerjaan baru. Malah dalam kondisi visa lainnya bisa diharapkan pekerjaan baru hingga 3 juta posisi pekerjaan baru.

Unicorn yang dibuat oleh immigrant dewasa ini (sebagai pembentuk utama/founder) dianggap ada 44 perusahaan sehat dan berkembang. 44 unicorns ini bernilai seharga sekitar 168 milyar USD, tidak mengherankan jika Amerika memberi perhatian serius terhadap unicorns dan skilled-immigrant.

KUNJUNGI halaman depan kami, WWW.LEMBAR.INFO bookmark dan anda mendapat berita update entrepreneur, blog & tech setiap hari.

Berita dan gambar diambil dari studi yang dilakukan oleh NFAP.

Indonesia harus berubah dari negara utama penghisap dan penjual komoditas (kehandalan komoditas harus didorong juga) tetapi industri teknologi jangan tertinggal.

Kemandirian teknologi dan perkembangannya harus didorong karena indeks pendidikan, indeks inovasi negara ini rendah. Negara ini juga adalah negara yang tidak ramah bagi startups, pantas jika para pemuda negara ini kebingungan dan memilih sinetron dan gosip menjadi pelarian.